kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Proyek pipa Cilacap-Bandung (CB III) ditargetkan selesai 2021


Kamis, 14 Mei 2020 / 11:52 WIB
Proyek pipa Cilacap-Bandung (CB III) ditargetkan selesai 2021
ILUSTRASI. Proyek pipa Cilacap-Bandung (CB III) ditargetkan selesai 2021. Kompas/Hendra A Setyawan (HAS) 23-08-2016


Reporter: Dimas Andi | Editor: Yudho Winarto

Pipa CB III nantinya akan mengalirkan BBM meliputi solar, premium, pertalite, dan pertamax dengan desain rencana kecepatan aliran mencapai 900 kilometer per jam. Pipa ini didesain dengan diameter 20 inch atau sekitar 50 centimeter, lebih besar dari pipa CB I dan CB II.

Dalam pelaksanaannya, pemasangan pipa CB III menggunakan beberapa metode kerja. Di antaranya metode konstruksi Open Cut dan metode Horizontal Directional Drilling (HDD). Hal ini dikarenakan jalur pipa melalui beberapa macam area, seperti pemukiman, sungai, rel kereta api, pantai, bahkan kuburan.

Dody menyebut, metode ini membawa banyak manfaat yang mana selain dapat menghemat biaya recovery jalur yang dilewati, juga dapat menghidari kerusakan yang tidak perlu.

Baca Juga: Bangun Gas Persada dirikan Terminal LNG berkapasitas jumbo di Cilacap

Sebab, jalur pemasangan pipa CB III berada di jalur yang sama dengan Pipa CB I dan CB II, sehingga pemasangan dilakukan secara hati-hati untuk menghindari kebocoran. “Hingga April 2020, perkembangan proyek CB III telah mencapai 42,75%,” tambah dia.

Diharapkan dengan selesainya pemasangan pipa CB III Lomanis—Tasikmalaya, maka dapat mendorong peningkatan kapasitas distribusi BBM dari TBBM Lomanis ke TBBM Tasikmalaya, sehingga mendukung pemenuhan kebutuhan BBM untuk masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×