kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.993   76,00   0,45%
  • IDX 9.134   58,47   0,64%
  • KOMPAS100 1.263   7,36   0,59%
  • LQ45 893   3,69   0,41%
  • ISSI 334   4,00   1,21%
  • IDX30 455   2,66   0,59%
  • IDXHIDIV20 538   4,37   0,82%
  • IDX80 141   0,76   0,54%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,65   0,45%

Proyek PJU-TS enam kabupaten di Provinsi Maluku menelan biaya Rp 5,1 miliar


Sabtu, 13 April 2019 / 14:04 WIB
Proyek PJU-TS enam kabupaten di Provinsi Maluku menelan biaya Rp 5,1 miliar


Reporter: Filemon Agung | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - MALUKU TENGGARA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah meresmikan 300 PJU-TS di enam kabupaten di Provinsi Maluku dengan biaya mencapai Rp 5,1 miliar.

Berdasarkan keterangan Kementerian ESDM, satu unit PJU-TS menelan biaya Rp 17 juta. Biaya ini sudah termasuk penyediaan alat, pengiriman dan pemasangan.

Proyek PJU-TS ini telah berlangsung sejak bulan Agustus 2018. Pascaperesmian pada Sabtu (13/4), proses perawatan dan pengawasan sepenuhnya di bawah wewenang pemerintah kabupaten setempat.

Kementerian ESDM mengungkapkan kendala yang kerap dialami dalam proses pemasangan PJU-TS di daerah timur adalah proses pengiriman yang memakan waktu dan biaya.

Sementara itu, Bupati Maluku Tenggara Muhamad Taher Hanubun bilang kehadiran PJU-TS sangat membantu masyarakat untuk tetap menjalankan aktivitas di malam hari. "PJU-TS sejalan dengan impian pemerintah daerah agar kota ini bersih disiang hari dan terang di malam hari," ujar Taher, Sabtu (13/4).

Ia menambahkan pemerintah Maluku Tenggara berencana mengusulkan tambahan 200 unit PJU-TS agar titik-titik lainnya dapat merasakan dampak yang sama. Taher bilang, masih banyak daerah di kabupaten yang membutuhkan akses penerangan serupa.

Selain itu Taher mengharapkan kesadaran masyarakat khususnya di sekitar lokasi PJU-TS. "Jangan sampai fasilitas ini hilang," pesan Taher, Sabtu (13/4). Pemerintah kabupaten berencana mengadakan sosialisasi kepada masyarakat. Taher menambahkan masyarakat harus memiliki kesadaran untuk menerima pembangunan serta keinginan untuk melakukan hal yang baik bagi kemajuan daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×