Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP Tbk (PTPP), perusahaan konstruksi nasional di bawah Danantara, meraih proyek infrastruktur Pembangunan Jembatan Pulau Laut di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan yang ditandatangani pada Senin (30/3/2026) lalu.
Proyek senilai Rp 1,02 triliun ini dilaksanakan melalui skema Joint Operation (JO), dengan PTPP sebagai lead contractor dengan porsi 50%, sebagai bagian dari program pembangunan tahun 2026–2028 yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kalimantan Selatan.
Adapun proyek dengan skema tahun jamak ini memiliki masa pelaksanaan konstruksi selama 1.005 hari kalender, serta masa pemeliharaan selama 730 hari kalender.
Baca Juga: KAI Layani 128 Juta Penumpang Hingga Kuartal I-2026, Naik 9,97% dari Tahun Lalu
Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan, perolehan proyek ini memperkuat portofolio PTPP di sektor infrastruktur, khususnya pembangunan konektivitas wilayah, sekaligus menegaskan kapabilitas PTPP sebagai lead contractor pada proyek berskala besar.
Secara keseluruhan, pembangunan Jembatan Pulau Laut disebut sebagai proyek strategis dengan dukungan pembiayaan dari berbagai pihak.
Joko melanjutkan, pembangunan jembatan yang berlokasi di Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas antara Pulau Kalimantan dan Pulau Laut.
"Kehadiran infrastruktur ini akan memperlancar distribusi logistik, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan, khususnya di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru," paparnya dalam siaran pers, Jumat (10/4/2026).
Joko menambahkan, perolehan proyek JO ini menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur nasional.
"Kami berkomitmen untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai target, baik dari sisi mutu, waktu, maupun aspek keselamatan kerja, sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, PTPP menegaskan kontribusi dalam pembangunan Jembatan Pulau Laut sejalan dengan Asta Cita, khususnya pada upaya pemerataan pembangunan infrastruktur dan peningkatan konektivitas antarwilayah yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
"Hal ini menunjukkan, keterlibatan PTPP dalam proyek infrastruktur turut mendukung terwujudnya visi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













