Reporter: Leni Wandira | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Startup Industri Indonesia (Starfindo) menargetkan, penguatan ekosistem startup nasional melalui perluasan kemitraan internasional, peningkatan daya saing teknologi, serta kolaborasi lintas sektor pada periode kepengurusan 2026–2029.
Arah tersebut mengemuka setelah Maulana Wiga terpilih sebagai Ketua Umum Starfindo dalam Pemilu Starfindo 2026 yang digelar pada Selasa (7/7/2026).
Baca Juga: Investasi Jaringan Telekomunikasi Masih Terkendala Relokasi dan Regulasi Daerah
Maulana mengatakan, kepemimpinannya akan difokuskan pada penguatan posisi startup industri Indonesia di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompetitif.
Menurutnya, Starfindo tidak hanya berperan sebagai organisasi profesi, tetapi juga menjadi penghubung bagi startup nasional untuk memperluas akses ke pasar internasional.
"Amanah ini bukan sekadar kemenangan dalam sebuah pemilihan, melainkan tanggung jawab untuk membawa startup industri Indonesia naik kelas," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (11/7).
Pada periode kepengurusan 2026–2029, Starfindo akan melakukan konsolidasi organisasi melalui modernisasi tata kelola, peningkatan transparansi, serta penguatan peran asosiasi dalam mendukung pertumbuhan startup berbasis teknologi.
Baca Juga: Transformasi Layanan Berbuah Hasil, KAI Layani 128 Juta Pelanggan pada Kuartal I 2026
Selain itu, organisasi akan mengadopsi sistem manajemen berbasis digital dan data untuk meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan sekaligus memperkuat akuntabilitas.
Di sisi eksternal, Starfindo akan memperluas kolaborasi dengan pemerintah, pelaku industri, perguruan tinggi, investor, serta komunitas startup guna mempercepat hilirisasi inovasi dan adopsi teknologi di sektor industri.
Menurut Maulana, sinergi lintas sektor tersebut diperlukan agar startup Indonesia tidak hanya mampu berkembang di pasar domestik, tetapi juga menjadi bagian dari rantai pasok global.
"Starfindo harus menjadi rumah inovasi industri Indonesia sekaligus jembatan menuju pasar dunia," katanya.
Ia menambahkan, kepengurusan baru juga akan memprioritaskan peningkatan akses pembiayaan, perluasan pasar internasional, serta penguatan kemitraan strategis guna meningkatkan daya saing startup nasional.
Baca Juga: Kohler Perkuat Inovasi dan Desain Garap Pasar Indonesia
Maulana turut mengajak seluruh anggota Starfindo meninggalkan dinamika kontestasi pemilihan dan bersama-sama membangun organisasi yang profesional, inklusif, dan berorientasi pada hasil.
Melalui berbagai langkah tersebut, Starfindo menargetkan terciptanya ekosistem startup industri yang semakin kompetitif dengan ditopang oleh penguatan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta perluasan jejaring internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














