kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.564   166,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

PTPP Targetkan Terowongan Jalan Sultan Alimuddin-Kakap Beroperasi Pertengahan 2025


Kamis, 03 April 2025 / 13:44 WIB
PTPP Targetkan Terowongan Jalan Sultan Alimuddin-Kakap Beroperasi Pertengahan 2025
ILUSTRASI. Proyek pembangunan Terowongan Jalan Sultan Alimuddin-Kakap yang digarap PT PP Tbk (PTPP) telah mencapai 91,702%. Rencananya, terowongan ini akan memiliki 2 lajur (1 arah) dan akan dioperasikan pada pertengahan tahun 2025.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proyek pembangunan Terowongan Jalan Sultan Alimuddin-Kakap yang digarap PT PP Tbk (PTPP) telah mencapai 91,70 %. Rencananya, terowongan ini akan memiliki 2 lajur (1 arah) dan akan dioperasikan pada pertengahan tahun 2025.

Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan proyek senilai Rp 395,9 miliar ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota dalam mengatasi kemacetan dan meningkatkan keselamatan di area Gunung Manggah.

“Proyek dengan panjang terowongan 400 Meter dan lebar 10 meter memiliki keunikan tersendiri, karena menjadi terowongan jalan pertama di Kalimantan Timur dan juga yang pertama di Indonesia yang dibiayai menggunakan APBD tingkat kota,” ungkap Joko, Kamis (3/4). 

Baca Juga: Proyek Pembangunan Terminal Kali Baru Tanjung Priok PT PP (PTPP) Capai Progress 75%

Lebih dari itu, proyek ini merupakan karya anak bangsa, mulai dari tahap perencanaan hingga proses konstruksinya.

Salah satu inovasi utama dalam proyek ini adalah penerapan metode Parallel NATM (New Austrian Tunneling Method). Dalam metode ini, seluruh pekerjaan dilakukan secara paralel, termasuk pekerjaan galian lower, pekerjaan invert dan pekerjaan lining.

"Dengan adanya penerapan inovasi NATM durasi pengerjaan proyek dapat dipersingkat secara signifikan tanpa mengurangi aspek keselamatan dan kualitas konstruksi," jelasnya.

Baca Juga: Gabung ke Danantara, PT PP (PTPP) Siap Turut Bersinergi

Joko berharap dengan adanya Terowongan Jalan Sultan Alimuddin-Kakap bisa mengurangi kemacetan di ruas jalan utama dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan di area Gunung Mangga.

Selain itu, terowongan ini juga diharapkan bisa menjadi ikon baru dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. 

"Proyek ini membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur modern dan inovatif dapat dilakukan dengan sumber daya lokal dan dana daerah, sekaligus menjadi tonggak sejarah dalam pengembangan sistem transportasi perkotaan," tutup Joko.

Baca Juga: PT PP (PTPP) Terapkan Inovasi Hijau di Proyek Tol Semarang-Demak

Selanjutnya: Survei MSI, Belanja Masyarakat Indonesia Tertahan 2 Pekan Jelang Lebaran 2025

Menarik Dibaca: Apa Saja yang Baru dari Apple iOS 18.4? Simak Pembaruan Berikut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×