kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45961,32   -9,47   -0.98%
  • EMAS929.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.21%
  • RD.CAMPURAN -0.01%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.05%

Punya potensi jumbo, Wilopo Cargo tawarkan jasa impor dari China ke Indonesia


Jumat, 25 Juni 2021 / 14:47 WIB
Punya potensi jumbo, Wilopo Cargo tawarkan jasa impor dari China ke Indonesia
ILUSTRASI. Wilopo Cargo.

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan ekspedisi logistik, Wilopo Cargo, menawarkan jasa impor dari China ke Indonesia. CEO dan Founder Wilopo Cargo Gusmavin Willopo menyampaikan, dengan potensi yang besar, terbuka kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk memulai bisnis impor.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai impor Indonesia April 2021 mencapai US$ 16,29 miliar. Angka itu naik 29,93% dibandingkan April 2020. Dari kondisi tersebut, potensi pasar produk impor China di Indonesia masih sangat besar.

"Mengingat 75% atau lebih barang yang digunakan berasal dari China. Namun yang menjadi tantangan saat ini adalah bagaimana mengedukasi masyarakat tentang besarnya potensi bisnis ini," ungkap Gusmavin dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Jumat (25/6).

Dengan visi "Delivering Your Dream", perusahaan yang berdiri sejak tiga tahun lalu ini mengincar posisi sebagai perusahaan impor China-Indonesia terkemuka. Meski begitu, Gusmavin mengamini bahwa dampak pandemi Covid-19 turut dirasakan oleh semua lini usaha, tak terkecuali bagi Wilopo Cargo.

Namun, dia menegaskan bahwa efek yang dirasakan tidak terlalu signifikan terhadap performa bisnis. Dengan begitu, keberlangsungan perusahaan masih dapat dipertahankan. Apalagi, perusahaan ini bisa terus berkembang ditopang oleh banyaknya pemiliki UMKM barang impor China di sektor e-commerce.

Baca Juga: Tahun ini, Selaras Citra Nusantara Perkasa (SCNP) mulai produksi alat kesehatan

"Dengan didukung oleh kuatnya visi-misa bersama perusahaan dan karyawan, kami sangat optimis menghadapi persaingan pasar dan mengatasi krisis Covid-19," sambung Gusmavin.

Sebagai salah satu bentuk terobosan layanan, Wilopo Cargo mengadakan kelas bisnis impor dan jasa belanja bagi masyarakat, melalui website dan media sosial. Saat ini Wilopo Cargo telah mengedukasi lebih dari 5.000 calon importir serta memiliki lebih dari 30.000 pelanggan.

"Tahun ini kami luncurkan inovasi terbaru yaitu Wilopo Apps dan Wilopo Points yang akan mempermudah pelanggan dalam melakukan bisnis impor China-Indonesia yang terdigitalisasi. Kami menargetkan pertumbuhan impor double-digit dari tahun sebelumnya," sebut Gusmavin.

Wilopo Cargo menyediakan customer relations sebagai problem-solver bagi pelanggan serta tim customer care. Selain itu tersedia juga fitur live tracking yang memudahkan pelanggan untuk melacak resi, pemesanan, dan melakukan transaksi pembayaran impor secara real-time.

 

Selanjutnya: Belanda menjadi tujuan ekspor utama minyak jelantah asal Indonesia

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Sukses Presentasi: Membuat Konsep yang Sulit Jadi Mudah Dipahami Batch 3 Certified Supply Chain Analyst (CSCA) Batch 12

[X]
×