kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pupuk Indonesia Gelar Program Makmur untuk Membuka Akses dan Permodalan Bagi Petani


Sabtu, 26 Agustus 2023 / 22:52 WIB
Pupuk Indonesia Gelar Program Makmur untuk Membuka Akses dan Permodalan Bagi Petani


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pupuk Indonesia (Persero) tengah menjalankan Program Makmur untuk membantu memberikan kemudahan bagi petani dalam  mengakses pupuk hingga mendapatkan permodalan. 

Program Makmur merupakan upaya Pupuk Indonesia menghubungkan petani dengan ekosistem pertanian, mulai dari project leader, asuransi, Lembaga keuangan, teknologi pertanian, agro input, pemda, dan offtaker. 

Petani yang bergabung program Makmur mendapat pendampingan, pendanaan dari perbankan, jaminan asuransi, jaminan penyerapan produksi dari semua stakeholder yang terlibat dalam ekosistem.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi mengatakan, Program Makmur adalah ekosistem pertanian yang menggunakan 100% pupuk nonsubsidi. Lewat Program ini, Pupuk Indonesia menyediakan pendampingan kepada petani dalam mengakses dan menggunakan dosis pupuk secara tepat.

Saat melakukan dialog dengan petani Desa Citarik pada 24 Agustus lalu, dia mendorong petani yang berlokasi di wilayah Karawang, Kuningan, Cirebon bergabung dalam program Makmur. "Program yang memiliki makna Mari Kita Majukan Usaha Rakyat ini dapat memberikan berbagai kemudahan mulai dari pupuk hingga akses permodalan melalui ekosistem pertanian.' kata Rahmad dalam keterangan resminya, Sabtu (26/8).

Baca Juga: Kementerian BUMN Angkat Budi Wahju Soesilo sebagai Dirut Pupuk Kaltim

Ayub Ibni, salah satu petani Desa Citarik, Kecamatan Tirtamulya mengakui bahwa program Makmur memberikan banyak manfaat,  salah satunya terkait dengan produktivitas dan kesejahteraan petani. Menurutnya, petani yang tergabung pada program Makmur mudah mengakses pupuk karena tidak bergantung pada pupuk subsidi.

Dia bilang, petani terbantu lewat program tersebut karena bisa mendapatkan kepastian dari sisi pupuk, pupuknya tepat waktu, dari segi permodalan, pendampingan serta pembekalan ilmu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×