kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Puradelta Lestari (DMAS) targetkan marketing sales Rp 2 triliun tahun ini


Kamis, 09 September 2021 / 14:36 WIB
ILUSTRASI. Puradelta Lestari (DMAS) menargetkan marketing sales Rp 2 triliun tahun ini.


Reporter: Ramadhan Sultan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan lahan industri masih akan mendominasi penjualan PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) di tahun ini.

Direktur PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) Hermawan Wijaya mengatakan, saat ini cadangan lahan yang dimiliki DMAS kurang lebih ada 1.200 hektare (ha). Belum lama ini, DMAS melakukan konversi lahan residensial menjadi lahan industri dan itu menambah kapasitas kawasan industri yang dimiliki DMAS.

Kontribusi penjualan DMAS paling besar nantinya akan berasal dari penjualan lahan industri dengan kontribusi sekitar 90%. “Cadangan lahan ini saya rasa masih cukup untuk pengembangan 10 tahun – 15 tahun ke depan secara keseluruhan,” kata Hermawan dalam konferensi pers melalui virtual, Kamis (9/9).

Baca Juga: Kinerja Puradelta Lestari tumbuh solid, analis rekomendasikan beli saham DMAS

Hermawan menambahkan, prospek kinerja DMAS pada semester II-2021 ini masih in-line dengan target. Ia optimistis, target marketing sales tahun ini sebesar Rp 2 triliun bisa capai lantaran sudah ada beberapa calon investor atau tenant yang akan masuk ke Kota Deltamas dan saat ini sudah memasuki tahap-tahap akhir negosiasi.

Hermawan melihat, katalis positif DMAS ke depan akan datang dari Undang-Undang Cipta Kerja yang memberikan pelayanan lebih cepat untuk para investor yang akan berinvestasi di Indonesia.  

Tenant yang masuk di Kota Deltamas, mayoritas dari industri otomotif dan industri yang related dengan otomotif. Ke depannya, Kota Deltamas akan memproduksi lebih dari 50% kapasitas produksi mobil di Indonesia.

“Nama perusahaan otomotif yang sudah masuk yakni Suzuki, Mitshubisi, Wulling dan Hyundai, ini merupakan naman-nama top untuk pasar otomotif,” ungkapnya.

Hermawan menambahkan, tahun ini capex yang dianggarkan DMAS sebesar Rp 850 miliar dan sudah terserap sekitar 35%. Sebagian digunakan untuk pembebasan lahan meskipun porsinya tidak besar. Yang lebih dominan digunakan untuk porsi mengembangkan industri infrastruktur yang ada di Kota Deltamas terutama untuk sektor Data Center.

 

Selanjutnya: Puradelta Lestari catatkan kinerja solid, begini rekomendasi saham DMAS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×