kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

RALS bakal menambah satu gerai Ramayana Prime di Sleman


Jumat, 23 November 2018 / 18:01 WIB
RALS bakal menambah satu gerai Ramayana Prime di Sleman
ILUSTRASI. Ramayana Prime


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) memastikan akan menambah jumlah gerai Ramayana Prime miliknya. Konsep gerai terbaru tersebut saat ini sudah hadir di Jatinegara dan Cibubur, sedangkan pada bulan depan perusahaan akan membangun satu gerai Prime lagi di Sleman, Yogyakarta.

Setyadi Surya, Sekretaris Perusahaan RALS menyampaikan gerai Prime merupakan konsep baru untuk upaya perusahaan memperluas pangsa pasar. Nantinya konsep tersebut akan terus diperbanyak untuk menangkap peluang segmentasi pasar di kelas menegah.

“Memang gerai Prime penampilannya berbeda, Prime ini adalah citra gerai kami untuk masa depan. Tahun depan juga akan bertambah, tetapi planning berapa gerainya itu belum ada, nanti akan kami umumkan,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (21/11).

Pada bulan depan, dirinya mengatakan akan menambah dua gerai baru, satu gerai berkonsep Ramayana Prime dan satu lagi merupakan gerai reguler perusahaan. Konsep Prime sendiri dikenalkan untuk menggarap segmen pasar kelas menengah, setelah selama ini perusahaan banyak menyasar kelas menengah ke bawah.

Perusahaan menargetkan pada tahun depan, kinerja perusahaan akan membaik. Hal ini ditopang dengan serangkaian faktor pendukung, salah satunya adalah event pemilihan presiden yang jatuh pada April mendatang. Harapannya, kinerjanya pada tahun depan akan bisa tumbuh lebih baik ketimbang tahun ini.

“Yang pasti kami terus menjaga pertumbuhan terjadi di tahun depan, jangan sampai tidak bertumbuh. Kami pasti akan memacu pertumbuhan karena biaya-biaya naik. Kami juga kejar kenaikan UMP, dibandingkan tahun ini target (tahun depan) lebih tinggi,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×