kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Ramai soal corona, produsen jamu akui penjualan ikut naik


Selasa, 17 Maret 2020 / 17:37 WIB
ILUSTRASI. Petugas menata produk dalam negeri berupa jamu dalam kemasan prduksi Sido Muncul saat Indonesia Brand Forum (IBF) di Jakarta, Rabu (20/5). Permintaan jamu meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat menjaga daya tahan dalam menghadapi wabah corona. KONT


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Tendi Mahadi

David mengungkapkan menurut Sub Distributornya, permintaan tidak hanya dari grosir atau modern channel, tapi juga dari perkantoran yang membeli dalam jumlah banyak  bahkan sampai berkarton-karton. 

Katanya, produk SIDO yang dibeli itu untuk konsumsi staf atau pegawainya. Adapun permintaan yang meningkat pada produk Tolak Angin berlanjut di Maret. 

Baca Juga: Wabah virus corona tekan laju penjualan mobil, APM berharap pada momentum lebaran

Meski sudah ada gambaran bagaimana lonjakan penjualan yang terjadi di awal tahun ini, David masih belum bisa blak-blakan soal pertumbuhan penjualannya jika dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

"Target kami masih konservatif tumbuh 10% di kuartal I 2020," kata David. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×