kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.059   25,00   0,14%
  • IDX 5.006   -179,27   -3,46%
  • KOMPAS100 633   -24,47   -3,72%
  • LQ45 491   -17,44   -3,43%
  • ISSI 173   -6,88   -3,83%
  • IDX30 275   -8,77   -3,09%
  • IDXHIDIV20 360   -6,38   -1,74%
  • IDX80 73   -2,72   -3,61%
  • IDXV30 101   -0,99   -0,97%
  • IDXQ30 90   -2,56   -2,75%

Ramai soal corona, produsen jamu akui penjualan ikut naik


Selasa, 17 Maret 2020 / 17:37 WIB
ILUSTRASI. Petugas menata produk dalam negeri berupa jamu dalam kemasan prduksi Sido Muncul saat Indonesia Brand Forum (IBF) di Jakarta, Rabu (20/5). Permintaan jamu meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat menjaga daya tahan dalam menghadapi wabah corona. KONT


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Tendi Mahadi

David mengungkapkan menurut Sub Distributornya, permintaan tidak hanya dari grosir atau modern channel, tapi juga dari perkantoran yang membeli dalam jumlah banyak  bahkan sampai berkarton-karton. 

Katanya, produk SIDO yang dibeli itu untuk konsumsi staf atau pegawainya. Adapun permintaan yang meningkat pada produk Tolak Angin berlanjut di Maret. 

Baca Juga: Wabah virus corona tekan laju penjualan mobil, APM berharap pada momentum lebaran

Meski sudah ada gambaran bagaimana lonjakan penjualan yang terjadi di awal tahun ini, David masih belum bisa blak-blakan soal pertumbuhan penjualannya jika dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

"Target kami masih konservatif tumbuh 10% di kuartal I 2020," kata David. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×