kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.753   44,00   0,25%
  • IDX 6.525   7,36   0,11%
  • KOMPAS100 852   3,39   0,40%
  • LQ45 644   2,00   0,31%
  • ISSI 229   -0,13   -0,06%
  • IDX30 360   1,47   0,41%
  • IDXHIDIV20 443   4,53   1,03%
  • IDX80 97   0,33   0,34%
  • IDXV30 124   2,23   1,83%
  • IDXQ30 115   0,70   0,62%

Ramai soal corona, produsen jamu akui penjualan ikut naik


Selasa, 17 Maret 2020 / 17:37 WIB
ILUSTRASI. Petugas menata produk dalam negeri berupa jamu dalam kemasan prduksi Sido Muncul saat Indonesia Brand Forum (IBF) di Jakarta, Rabu (20/5). Permintaan jamu meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat menjaga daya tahan dalam menghadapi wabah corona. KONT


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Tendi Mahadi

David mengungkapkan menurut Sub Distributornya, permintaan tidak hanya dari grosir atau modern channel, tapi juga dari perkantoran yang membeli dalam jumlah banyak  bahkan sampai berkarton-karton. 

Katanya, produk SIDO yang dibeli itu untuk konsumsi staf atau pegawainya. Adapun permintaan yang meningkat pada produk Tolak Angin berlanjut di Maret. 

Baca Juga: Wabah virus corona tekan laju penjualan mobil, APM berharap pada momentum lebaran

Meski sudah ada gambaran bagaimana lonjakan penjualan yang terjadi di awal tahun ini, David masih belum bisa blak-blakan soal pertumbuhan penjualannya jika dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

"Target kami masih konservatif tumbuh 10% di kuartal I 2020," kata David. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×