kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Realisasi kuota ekspor Freeport Indonesia sesuai target


Minggu, 15 Desember 2019 / 15:33 WIB
ILUSTRASI. Freeport Indonesia memastikan realisasi kuota ekspor konsentrat tembaga berjalan sesuai dengan target.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Freeport Indonesia memastikan realisasi kuota ekspor konsentrat tembaga berjalan sesuai dengan target yang dicanangkan.

"Realisasi sesuai jadwal dan target," terang Vice President Corporate Communication Freeport Indonesia Riza Pratama ketika dihubungi Kontan.co.id, Minggu (15/12). Kendati demikian, Riza belum mau merinci soal realisasi yang ditorehkan Freeport Indonesia.

Baca Juga: Freeport kucurkan dana Rp 7,5 miliar per tahun ke Persipura

Asal tahu saja, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan rekomendasi tambahan kuota ekspor untuk Freeport Indonesia. "Sudah selesai, sudah keluar izin tambahan ekspornya," ungkap Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM Yunus Saefulhak, beberapa waktu lalu.

Yunus bilang, tambahan kuota ekspor konsentrat tembaga yang disetujui Kementerian ESDM ialah sekitar 500.000 ton. Secara total, kuota ekspor Freeport Indonesia menanjak jadi sekitar 700.000 ton. Sebelumnya, pada 8 Maret 2019 lalu, Freeport Indonesia telah mengantongi kuota ekspor sebesar 198.282 ton.

Baca Juga: Wadirut Freeport kosong, Tumbur Parlindungan pernah dipilih jadi Wadirut Freeport

Yunus menyebut, kuota ekspor tersebut berlaku satu tahun sejak rekomendasi awal diberikan, atau hingga 8 Maret 2020. "Itu kan jatuhnya Maret, yang ini merevisi menjadi sesuai RKAB, yaitu total sekitar 700.000 ton," kata Yunus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×