Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) menargetkan pertumbuhan kinerja pada 2026 dengan proyeksi kenaikan pendapatan sekitar 9% dari tahun lalu.
Corporate Secretary PSKT, Seandy Khusen, mengatakan perusahaan masih optimistis terhadap prospek bisnis tahun depan meskipun tekanan terhadap daya beli dan mobilitas wisatawan tetap membayangi.
“Outlook bisnis perhotelan di 2026 masih ‘wait and see’ walaupun tekanan cukup kuat terhadap bisnis saat ini serta daya beli. Namun kami masih optimis terkait bisnis di 2026 dan belum melakukan revisi terkait anggaran dan target di 2026 hingga saat ini,” ujar Seandy, kepada Kontan, pekan lalu.
Baca Juga: Isu BBM Naik, Mobil Listrik Bekas Mulai Dilirik Pasar
Dalam penyusunan anggaran 2026, PSKT telah memasukkan berbagai faktor risiko global yang berpotensi memengaruhi kinerja, termasuk kenaikan biaya perjalanan udara.
Meski menghadapi tantangan, perusahaan masih melihat peluang pertumbuhan dari pasar domestik serta berbagai event lokal yang dapat mendorong okupansi hotel.
Dengan demikian, manajemen PSKT belum akan melakukan revisi target kinerja dan tetap mengandalkan perencanaan bisnis yang ketat dalam pembuatan forecast bisnis sehingga perusahaan dapat melakukan efisiensi yang efektif.
Dari sisi strategi, PSKT tetap mengandalkan pasar domestik sebagai penopang utama, terutama di tengah potensi penurunan perjalanan udara akibat mahalnya tiket pesawat.
Dari sisi ekspansi, PSKT mengambil langkah konservatif dengan tidak menambah hotel baru pada 2026. Perusahaan lebih fokus pada peningkatan kualitas aset yang sudah ada.
“Saat ini kami belum berencana untuk melakukan ekspansi terkait penambahan kamar maupun hotel baru, fokus kami saat ini adalah peremajaan aset yang ada dengan melakukan renovasi bangunan di beberapa hotel kami serta penyegaran fasilitas di seluruh hotel kami, seperti penggantian Smart TV dan AC baru,” jelasnya.
Baca Juga: Pelanggan Kereta Bandara Capai 3,74 Juta Sepanjang Kuartal I-2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













