kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Sinergi Bisnis Menguat, Pertamina Patra Niaga Perkuat Kolaborasi


Jumat, 29 Mei 2026 / 20:03 WIB
Sinergi Bisnis Menguat, Pertamina Patra Niaga Perkuat Kolaborasi
ILUSTRASI. Pertamina Patra Niaga (DOK/Pertamina Patra Niaga)


Reporter: Lailatul Anisah, Leni Wandira, Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Patra Niaga menegaskan penguatan sinergi bisnis lintas unit dan anak usaha sebagai bagian dari strategi menjaga keandalan layanan energi nasional, yang turut tercermin dalam pelaksanaan kegiatan Iduladha 1447 H di Jakarta. 

Di Pertamina Patra Niaga, sinergi bisnis itu diwujudkan lewat kolaborasi Badan Dakwah Islam (BDI), panitia PHBI, enam anak perusahaan, serikat pekerja, hingga mitra strategis seperti Bank Syariah Indonesia. 

Kolaborasi tersebut memperkuat partisipasi internal sekaligus mencerminkan integrasi antarunit bisnis di lingkungan perusahaan.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menegaskan nilai kurban sejalan dengan etos kerja korporasi.

"Semangat kurban ini harus kita teladani untuk memberikan dedikasi terbaik secara all out untuk hal-hal yang lebih besar," ujarnya dalam siaran pers Jumat (29/5/2026).

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga dan Medco E&P Teken Jual - Beli Gas dari WK Sakakemang

Ia menambahkan, sebagai bagian dari rantai pasok energi nasional, perusahaan dituntut menjaga layanan tetap stabil dan andal di tengah dinamika kebutuhan masyarakat.

Dari sisi pelaksanaan, tahun ini Pertamina Patra Niaga menghimpun 15 ekor sapi dan 7 ekor kambing, meningkat dari 9 ekor sapi pada tahun sebelumnya. 

Total sekitar 3.500 paket daging kurban juga didistribusikan kepada pekerja, tenaga alih daya, masyarakat sekitar, hingga lembaga sosial dan keagamaan di wilayah operasional.

Ketua BDI Pertamina Patra Niaga SHD, Giarto (Egi), menyebut peningkatan partisipasi mencerminkan semakin kuatnya sinergi lintas unit. Sementara panitia PHBI BDI, Arie Rahman, menegaskan adanya kenaikan kepedulian internal dibanding tahun lalu.

Proses distribusi dan penyembelihan juga dijaga melalui tata kelola ketat, mulai dari pemeriksaan dokter hewan hingga penggunaan Juru Sembelih Halal (Juleha) bersertifikasi untuk memastikan aspek kesehatan, halal, dan keamanan pangan.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Jaga Ketahanan Stok BBM di Tengah Lonjakan Harga Minyak

Selain Pertamina Patra Niaga, BUMN lainnya yakni Perum Bulog juga menyiapkan 36 ekor sapi dan 20 ekor kambing dalam momentum Iduladha 2026. Kegiatan kurban ini menjadi agenda rutin yang melibatkan karyawan dan keluarga di lingkungan perusahaan.

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa kurban bukan sekadar ibadah, tetapi juga refleksi nilai kerja dan pengabdian perusahaan.

“Melalui kegiatan ini, BULOG ingin menghadirkan nilai-nilai spiritual yang tidak hanya hidup dalam ibadah, tetapi juga tercermin dalam budaya kerja, pelayanan publik, dan pengabdian perusahaan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai pengorbanan dan kepedulian memiliki relevansi kuat dengan tugas Bulog dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Institute for Demographic and Affluence Studies (Ideas) memperkirakan, nilai ekonomi kurban tahun ini mencapai Rp 26,89 triliun. 

Nilai tersebut berasal dari sekitar 1,9 juta rumah tangga pekurban. Sedangkan estimasi total hewan kurban mencapai 1,59 juta ekor.

Baca Juga: Harga Minyak Melonjak, Pertamina Patra Niaga Buka Suara Soal Biaya Kompensasi BBM

Peneliti Ideas, Tira Mutiara mengatakan, total hewan kurban diperkirakan terdiri dari sekitar 493.000 ekor sapi serta 1,09 juta ekor kambing dan domba. Simulasi juga mempertimbangkan preferensi jenis dan bobot hewan kurban. 

"Mulai sapi utuh hingga skema patungan satu per tujuh sapi serta kambing dan domba dengan berbagai kategori bobot,” ujar Tira

Meski nilainya masih besar, Ideas mencatat perputaran ekonomi kurban tahun ini sedikit melemah dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp 27,10 triliun. Penurunan akibat berkurangnya jumlah rumah tangga pekurban dan turunnya minat terhadap hewan berbobot besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×