kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Rupiah menguat terhadap dolar AS, begini respons perusahaan farmasi


Senin, 08 Juni 2020 / 16:56 WIB
ILUSTRASI. Karyawan mendapat pelatihan di Kalbe Learning Center, Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (6/2). Kalbe Learning Center bertujuan mengembangkan sumber daya yang kompeten dalam meningkatkan mutu dan menghasilkan produk obat yang berkualitas. KONTAN/Baihaki


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Noverius Laoli

Direktur IRRA, Pratoto S Raharjo menjelaskan secara langsung untuk IRRA penguatan rupiah terhadap dolar belum ada pengaruh. Pasalnya, produk yang saat ini didistribusikan IRRA, pihak yang mengimpor adalah prinsipal.

"Jadi barang yang dijual IRRA belinya dengan rupiah. Ditambah lagi IRRA tidak  perlu stok banyak karena stok sudah disediakan prinsipal di Indonesia," jelasnya.

Baca Juga: Ini 10 saham terbesar yang dilego asing pada perdagangan Jumat (5/6)

Adapun bagi IRRA fluktuasi rupiah tidak ada pengaruh karena mereka dapat fee margin dalam persenan yang tetap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×