kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45941,29   5,94   0.64%
  • EMAS1.321.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Sahid Sudirman Center akan beroperasi awal 2015


Jumat, 24 Oktober 2014 / 17:02 WIB
Sahid Sudirman Center akan beroperasi awal 2015


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Aliansi bisnis Sahid Megatama Karya Gemilang melakukan prosesi tutup atap perkantoran Sahid Sudirman Center di Sahid City, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2014). Ketinggian pencakar langit perdana yang dikembangkan secara bersama oleh konsorsium Sahid Group, Pikko Land Group dan Tan Kian tersebut mencapai 59 lantai atau 258 meter.

Wakil Presiden Direktur Sahid Group, Hariyadi B Sukamdani menuturkan, Sahid Sudirman Center mencakup 54 lantai khusus perkantoran dan 5 lantai dasar sebagai area parkir.

“Kami mulai membangun sejak Mei 2012 lalu di atas lahan seluas 1,1 hektare. Kami rencanakan gedung ini beroperasi pada awal 2015 nanti," ujar Haryadi kepada Kompas.com,  Jumat (24/10/2014). 

Haryadi menjelaskan, luas total bangunan Sahid Sudirman Center sekitar 207.000 meter persegi. 133.000 meter persegi di antaranya dialokasikan untuk fungsi perkantoran. Sisanya merupakan fasilitas penunjang seperti parkir dan area servis. 

Untuk membangun perkantoran tersebut, konsorsium ini merogoh dana investasi senilai Rp 1,5 triliun. Sahid Sudirman Center sendiri berada di dalam area pengembangan terintegrasi Sahid City seluas 5,5 hektare. Sebelumnya telah dibangun Grand Sahid Jaya Hotel, Sahid Sudirman Residence, Istana Sahid Apartemen, Sahid Office Boutique dan Sahid Sahirman Memorial Hospital.

Marina Setiyono, Direktur Marketing Sahid Sudirman Center, memaparkan gedung perkantoran ini dipasarkan secara hibrid, strata dan sewa dengan harga jual perdana Rp 24 juta per meter persegi. Saat ini harga jualnya menembus angka Rp 55 juta per meter persegi, sedangkan harga sewa dipatok pada level 50 dollar AS per meter persegi.

"Hingga Oktober 2014, Sahid Sudirman Center telah terjual 80% sedangkan sisanya digunakan sendiri," ungkap Marina.(Hilda B Alexander)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×