kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.028,68   2,35   0.23%
  • EMAS974.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -0.27%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Saraswanti Anugerah Makmur (SAMF) yakin mampu penuhi target kinerja tahun ini


Jumat, 19 November 2021 / 16:19 WIB
Saraswanti Anugerah Makmur (SAMF) yakin mampu penuhi target kinerja tahun ini
ILUSTRASI. Pabrik pupuk PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF).


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) terus berupaya meningkatkan kinerjanya. Perusahaan yang bergerak di industri pupuk tersebut optimistis dapat memperoleh penjualan sekitar Rp 1,8 triliun dan laba sekitar Rp 160 miliar hingga akhir tahun 2021.

Sebagai informasi, hingga kuartal tiga lalu, penjualan SAMF naik 25,5% (yoy) menjadi Rp 1,24 triliun. Adapun laba bersih perusahaan meningkat 29,7% (yoy) menjadi Rp 97,73 miliar di periode yang sama.

Sekretaris Perusahaan Saraswanti Anugerah Makmur Dadang Suryanto menyampaikan, peluang SAMF untuk mencapai target-target kinerja di tahun ini cukup terbuka. Beberapa faktor yang mendukung kelangsungan bisnis SAMF di sisa tahun ini antara lain mulai terkendalinya situasi pandemi Covid-19 yang dibarengi peningkatan mobilitas seiring pelonggaran kebijakan PPKM.

Selain itu, tren kenaikan harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) juga mengerek permintaan produk pupuk sehingga berdampak baik terhadap bisnis SAMF. Maklum, sekitar 90% produk pupuk SAMF terserap untuk perkebunan kelapa sawit, sedangkan sisanya didistribusikan untuk perkebunan tebu, kopi, kakao, karet, jagung, serta aneka tanaman.

Mengutip laporan keuangan per kuartal III-2021, mayoritas penjualan SAMF ditujukan kepada PT Perkebunan Nusantara (Persero) III sebesar Rp 211,53 miliar. “Untuk merealisasikan target penjualan, kami melakukan pengamanan pengadaan bahan baku, memperkuat mitigasi risiko bisnis dan posisi keuangan, serta melakukan efisiensi dan efektivitas dalam setiap pengeluaran,” ungkap Dadang, Kamis (18/11).

Dalam rangka mengantisipasi peningkatan permintaan pupuk akibat lonjakan harga CPO, SAMF juga berupaya meningkatkan kapasitas produksi pabriknya sebesar 100.000 ton yang berlokasi Kawasan Industri Saraswanti Group di Mojokerto, Jawa Timur.

Baca Juga: Saraswanti Anugerah (SAMF) genjot kapasitas produksi pabrik pupuk jadi 700.000 ton

Asal tahu saja, SAMF menyediakan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 64 miliar di tahun ini untuk pengadaan mesin produksi dan instalasi, Rp 22,5 miliar untuk pengadaan lahan bagi perluasan pabrik, dan Rp 13,5 miliar untuk perluasan gudang bahan baku dan bahan jadi.

Dalam catatan Kontan, penambahan kapasitas produksi di pabrik tersebut telah memasuki tahap akhir, di mana mesin-mesin utama yang berasal dari India akan tiba pada bulan Januari 2022. Dengan demikian, pabrik di Mojokerto tersebut diharapkan dapat beroperasi pada akhir kuartal III-2022. Berkat penambahan kapasitas tersebut, maka total kapasitas produksi pabrik pupuk SAMF menjadi sebesar 700.000 ton per tahun.

 

 

Dadang berharap, adanya peningkatan kapasitas produksi pabrik ini akan membuat SAMF mampu memenuhi permintaan pupuk yang kian meningkat. Peningkatan kapasitas produksi tersebut juga menjadi kesempatan SAMF untuk memperluas basis penjualannya hingga ke Indonesia Timur.

“Hasil produksi pabrik Mojokerto akan kami distribusikan ke Sumatera Bagian Selatan, Kalimantan Bagian Selatan, Sulawesi, dan Papua,” pungkas dia.

Sekadar catatan, SAMF juga memiliki dua pabrik pupuk di Medan, Sumatera Utara, dan satu pabrik pupuk di Sampit, Kalimantan Tengah.

Selanjutnya: Saraswanti Anugerah (SAMF) raih penjualan Rp 1,24 triliun hingga kuartal III

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Digital Marketing in New Normal Era Data Analysis with Excel Pivot Table

[X]
×