kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sebelum aturan berlaku, ekspor tembaga melonjak


Selasa, 04 Februari 2014 / 21:24 WIB
ILUSTRASI. Gubernur BI Perry Warjiyo saat Finance Central Bank Deputies (FCBD) Meetings di Nusa Dua, Bali, Kamis (9/12/2021).


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pemberlakuan Undang Undang Minerba tentang pelarangan ekspor mineral mentah atawa ore mulai berlaku terhitung 12 Januari 2014.

Sebelum peraturan itu berlaku, para eksportir pun berbondong-bondong mengekspor ore jenis tembaga. Ini terlihat dari data Bank Indonesia (BI) mengenai ekspor komoditi non migas yaitu tembaga di Desember 2013.

Nilai ekspor tembaga di Desember 2013 mencapai US$ 697 juta atau naik 37,8% dibanding bulan sebelumnya yang sebesar US$ 506 juta.

Pertumbuhan sebesar 37,8% ini adalah pertumbuhan tertinggi di antara 10 komoditi ekspor non migas. Mengalahkan ekspor produk kimia dan tekstil yang masing-masing pertumbuhannya mencapai 21% dan 14,1%.

"Ada pembelian di depan yang dilakukan eksportir," ujar Direktur Eksekutif Departemen Statistik Bank Indonesia (BI) Hendy Sulistiowati di Jakarta, Selasa (4/2).

Secara keseluruhan 2013, nilai ekpor tembaga mencapai US$ 4,85 miliar atau bertumbuh 65,7% dibandingkan tahun 2012.

Hendy menjelaskan, dampak pelaksanaan UU Minerba terhadap kinerja eskpor tahun ini tidak akan signifikan.

Pasalnya, andil tembaga dalam porsi ekspor komoditi non migas hanyalah berkisar 3,2%-3,5% setiap tahunnya.

Porsi terbesar diduduki oleh batubara dengan pangsa pasar mencapai 16,2%. Adapun BI sendiri belum melakukan perhitungan potensi penurunan ekspor akibat adanya kebijakan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×