kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Sektor Konstruksi Bisa Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi


Rabu, 29 Oktober 2008 / 11:21 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Saat ini, sektor jasa konstruksi memegang peranan penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Salah satu peranannya yakni membuka lapangan kerja pada masyarakat. Oleh karenanya, pemerintah berharap agar sektor ini bisa terus bertumbuh.

"Sektor jasa konstruksi bisa buka lapangan kerja 5% dari total industri," ujar Presiden dalam pembukaan Pameran dan Konferensi Konstruksi dan Infrastruktur Indonesia 2008 di Jakarta Convention Center tadi pagi (29/10).

Pembangunan infrastruktur dan konstruksi yang dilakukan oleh pelaku usaha ini juga bisa menghasilkan bangunan yang mendukung pertumbuhan ekonomi. "Pembangunan infrastruktur bisa dijadikan upaya untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi pada level 6%," ujar presiden. 

SBY mengakui, saat ini pemerintah memang sangat bergantung pada pelaku usaha konstruksi untuk mendirikan bangunan atau infrastruktur. Itu dikarenakan kemampuan pemerintah sangatlah minim. “SBY mengatakan kemampuan keuangan negara hanya bisa mendukung tak lebih dari 50% dari seluruh proyek yang ada. Makanya, kita butuh dukungan dan gandengan dari swasta," ujarnya. 

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto berharap, agar pengusaha konstruksi bisa meningkatkan kualitas kerjanya. "Setelah pameran ini, kami harap, ada aksi nyata yang berkualitas dari pelaku usaha," ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×