kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Sepanjang tahun lalu, Hutchison 3 Indonesia membangun lebih dari 9.000 BTS


Rabu, 12 Februari 2020 / 17:23 WIB
Sepanjang tahun lalu, Hutchison 3 Indonesia membangun lebih dari 9.000 BTS
ILUSTRASI. Chief Technical Officer Hutchison 3 Indonesia Desmond Cheung, Wakil Presiden Direktur Hutchison 3 Indonesia Danny Buldansyah, dan Chief Commercial Officer Hutchison 3 Indonesia Dolly Susanto berfoto bersama dalam acara media gathering bertema Bersama Jari

Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejak awal tahun 2019 hingga Januari 2020, 3 Indonesia telah meningkatkan kemampuan jaringannya dengan memasang teknologi terkini yang memungkinkan koneksi internet berjalan 8x lipat lebih cepat. Hal tersebut dari upaya pemanfaatan teknologi terbaru, Massive MIMO 32T32R.

Selain peningkatan kecepatan, pada tahun 2019, 3 juga sudah memperluas jaringan andalnya dengan membangun lebih dari 9.000 Base Transceiver Station (BTS) yang tersebar di wilayah Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi.

Baca Juga: Perkuat jaringan 4G, XL Axiata anggarkan capex Rp 7,5 triliun pada 2020

Jaringan 3 Indonesia sekarang sudah mampu menjangkau 200 juta pengguna di 300 kabupaten, 3.000 kecamatan, dan 33.000 desa di seluruh Indonesia.

“Upaya kami yang terus berlanjut didorong oleh satu misi, yaitu untuk turut berkontribusi bagi kemajuan Indonesia dengan cara membantu menyamaratakan akses internet bagi anak muda Indonesia,” ujar Wakil Presiden Direktur 3 Indonesia, M. Danny Buldansyah melalui keterangan pers yang diterima  kontan.co.id , Rabu (12/2).

Danny bilang, jaringannya saat ini telah menggunakan teknologi 4,5G Pro terkini yaitu Massive MIMO 32T32R. Berdasarkan hasil percobaannya mampu menghasilkan koneksi internet hingga 8x lipat lebih cepat dibandingkan saat jaringan 4G pertama diperkenalkan pada tahun 2016.

Menurutnya, prestasi ini merupakan cerminan perusahaan sebagai operator terdepan dalam penerapan teknologi baru secara komersial di Indonesia. Adapun, perangkat yang terhubung pada teknologi tersebut juga sudah siap untuk penerapan 5G, sehingga 3 akan dapat menggelar teknologi 5G lebih cepat di masa depan.

Baca Juga: Sarana Menara (TOWR) gunakan kas internal dan pinjaman untuk akuisisi menara

Berdasarkan pengujian internal dan sejumlah laporan independen, serta masukan dari mitra industri, jaringan 3 menunjukkan kinerja yang kompetitif dan di atas rata-rata industri dalam hal latency, kecepatan mengunggah, pengalaman menggunakan aplikasi suara dan video, serta ketersediaan jaringan 4G.

“Jaringan terbaru kami tidak hanya lebih cepat dan lebih luas tetapi juga lebih andal. Jaringan 3 kini memiliki kecepatan hingga 8x lebih cepat dan mampu menjangkau 200 juta pengguna,” lanjut Chief Technical Officer 3 Indonesia, Desmond Cheung.

Ia juga menyebut pihaknya juga telah memasang sumber daya listrik cadangan (back-up power supply) di semua BTS dan memasang teknologi pemindahan jalur yang disebut ASON pada jaringan fiber kami yang terus bertumbuh. 

"Ini artinya, jaringan 3 Indonesia dapat beroperasi lebih lama pada saat bencana alam atau situasi darurat lainnya seperti mati listrik atau gempa bumi," tukasnya.




TERBARU

Close [X]
×