kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Perkuat jaringan 4G, XL Axiata anggarkan capex Rp 7,5 triliun pada 2020


Rabu, 12 Februari 2020 / 15:42 WIB
Perkuat jaringan 4G, XL Axiata anggarkan capex Rp 7,5 triliun pada 2020
ILUSTRASI. Pendapatan XL Axiata: Teknisi XL Axiata melakukan perawatan pada salah satu perangkat BTS di daerah Rasuna Said, Kuningan. Jakarta. Senin (10/2). XL Axiata meraih pendapatan sebesar Rp 25,15 triliun, meningkat 9% dibandingkan tahun sebelumnya, yang didoro

Reporter: Nur Qolbi | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT XL Axiata Tbk (EXCL) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 7,5 triliun pada 2020. Jumlah tersebut lebih rendah dari realisasi capex tahun lalu yang mencapai Rp 8 triliun.

Group Head Technology Strategy and Architecture EXCL I Gede Darmayusa mengatakan, capex tersebut masih akan digunakan untuk memperkuat jaringan 4G XL Axiata.

Sebesar 80% capex ini akan digunakan untuk pengembangan telekomunikasi beserta infrastruktur dan transportasi jaringannya.  Menurut dia, per akhir 2019, masih ada sekitar 2.000 sites atau menara XL Axiata yang belum didukung oleh jaringan 4G.

Baca Juga: Transaksi Jual-Beli Menara XL (EXCL) Menguntungkan Semua Pihak

Ia memperkirakan, penambahan jaringan 4G pada 2.000 sites tersebut akan selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Dengan begitu, seluruh sites XL Axiata pada 2020 akan didukung oleh jaringan 4G. "Saat ini, sudah setengah dari 2.000 sites ini yang telah berhasil kami kerjakan," kata dia di Jakarta, Rabu (12/2).

Selain itu, capex tersebut juga akan digunakan EXCL untuk meneruskan fiberisasi jaringan demi meningkatkan kapasitas data XL Axiata. I Gede menargetkan, pada akhir 2020, fiberisasi jaringan EXCL bisa menjangkau sekitar 300 kota atau setara dengan 70% end sites XL Axiata.

Sebagai informasi, pada akhir 2019, fiberisasi EXCL telah menjangkau sekitar 200 kota atau 50% dari end sites operator telekomunikasi ini.

"Untuk mendukung teknologi 4G tersebut, kapasitas dari microwave sudah tidak cukup. Makanya akan perluas fiberisasi ke kota-kota utama, baik di Jawa maupun luar Jawa," ucap dia.

Baca Juga: Ini fokus XL Axiata (EXCL) usai jual 2.782 menara

Menurut I Gede, kapasitas data dapat meningkat empat hingga lima kali lebih tinggi setelah fiberisasi.

Perluasan jaringan 4G ini ditargetkan dapat menjangkau lebih dari 95% populasi masyarakat pada akhir 2020.

Sementara itu, sisa 20% capex akan digunakan untuk pengembangan sistem informasi teknologi (IT) demi meningkatkan digitalisasi, baik di sisi pelanggan ataupun internet XL Axiata.




TERBARU

Close [X]
×