kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -50.000   -1,86%
  • USD/IDR 17.867   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.394   -55,70   -0,86%
  • KOMPAS100 825   -5,54   -0,67%
  • LQ45 627   -3,56   -0,56%
  • ISSI 224   -2,66   -1,17%
  • IDX30 351   -1,55   -0,44%
  • IDXHIDIV20 428   -1,09   -0,25%
  • IDX80 94   -0,66   -0,69%
  • IDXV30 119   -0,38   -0,32%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,55%

Setahun disuntik modal negara, PTDI cetak laba


Jumat, 14 Februari 2014 / 23:05 WIB
ILUSTRASI. Perhatikan Hal-hal Ini Saat Menggunakan Kompor Induksi


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

BANDUNG. Perlahan-lahan PT Dirgantara Indonesia (Persero) kembali bangkit dari keterpurukan. Setelah mendapatkan suntikan berupa penyertaan modal negara pada 2012 sebesar Rp 1,4 triliun, tahun 2013 PTDI berhasil mencetak laba sebesar Rp 10,272 miliar.

Direktur Komersial dan Restrukturisasi PTDI Budiman Saleh bahkan optimistis pada tahun ini PTDI mampu mengerek laba hingga 548 persen menjadi Rp 66,546 miliar.

Dalam temu wicara dengan wartawan di Bandung, Jumat (14/2/2014), ia menjelaskan, untuk mencapai target pertumbuhan laba tersebut, PTDI akan memfokuskan bisnisnya pada pasar alat utama sistem persenjataan atau alutsista yakni sebesar 80 persen. Meski demikian, untuk pesawat terbang ia menegaskan PTDI juga semakin menguatkan pasar komersial.

PTDI melakukan re-entry beberapa pasar tradisional seperti Korea, Thailand, dan Malaysia. Sementara itu, pasar barunya yang berhasil dipenetrasi adalah Filipina.

"Tahun 2014 harus masuk komersial. Karena di Asia Pasifik yang paling dominan helikopter di Indonesia, mengalahkan Australia," terang Budiman.

Ia menambahkan, torpedo dan rocket tetap hanya dipasarkan di dalam negeri, di samping CN212 dan CN235. Budiman memaparkan, kontrak baru 2014 tercatat Rp 5,3 triliun, sementara confirmed book sales 2013 (masuk RKAP 2014) sebesar Rp 7,3 triliun. Penjualan 2014 ditargetkan mencapai Rp 4,8 triliun.

Untuk perbandingan, pada 2013 lalu, kontrak baru PTDI sebesar Rp 4,6 triliun, sementara confirmed book sales 2012 (masuk RKAP 2013) sebesar Rp 6,1 triliun. Adapun realisasi penjualan sebesar Rp 3,5 triliun, dengan laba Rp 10,272 miliar. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×