kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.694.000   -13.000   -0,76%
  • USD/IDR 16.401   5,00   0,03%
  • IDX 6.606   19,09   0,29%
  • KOMPAS100 964   -2,78   -0,29%
  • LQ45 747   -0,24   -0,03%
  • ISSI 206   0,68   0,33%
  • IDX30 388   0,44   0,11%
  • IDXHIDIV20 470   1,92   0,41%
  • IDX80 109   -0,32   -0,29%
  • IDXV30 114   -1,22   -1,06%
  • IDXQ30 127   0,06   0,05%

Setor US$ 160 Juta, Apple Bakal Bangun Fasilitas Riset dan Inovasi


Rabu, 26 Februari 2025 / 17:01 WIB
Setor US$ 160 Juta, Apple Bakal Bangun Fasilitas Riset dan Inovasi
ILUSTRASI. REUTERS/Lucas Jackson. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Apple mencapai kesepakatan investasi senilai US$ 160 juta dengan Pemerintah Indonesia.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Apple mencapai kesepakatan investasi senilai US$ 160 juta dengan Pemerintah Indonesia. Komitmen investasi ini merupakan bagian dari syarat penerbitan sertifikan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk Apple.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menjelaskan, komitmen investasi senilai US$ 160 juta akan disediakan Apple dalam bentuk hard cash. Dari jumlah tersebut, sebagian akan digunakan untuk pengembangan fasilitas inovasi, riset dan pengembangan di Indonesia.

"Rupanya di dalam realisasi komitmen investasi Apple di skema ketiga (siklus) sebelumnya itu bukan atau belum berbentuk hard cash," kata Agus di Kantornya, Rabu (26/2).

Baca Juga: Kemenperin Beberkan 10 Poin Penting Soal Investasi Apple

Agus menjelaskan, komitmen investasi US$ 160 juta ini akan meliputi pengembangan sejumlah kegiatan oleh Apple di Indonesia.

Apple diharuskan melanjutkan pengembangan Apple Academy yang sudah ada di Bali, dan mendirikan Apple Software Innovation and Technology Institute serta pendirian Apple Professional Developer Academy.

Selain itu, Apple berkewajiban membangun fasilitas Riset dan Pengembangan (R&D) di Indonesia.

"Selama ini, Apple hanya membangun R&D facility di Amerika. Hanya ada satu negara di luar Amerika yaitu Brazil, kita akan jadi negara kedua di luar Amerika yang memiliki Apple R&D  dan negara pertama di Asia," ungkap Agus. 

Baca Juga: Kemenperin dan Apple Sepakati Komitmen Investasi, Sertifikat TKDN Segera Terbit

Selanjutnya: Sebulan Harga Emas Antam Naik 5,15 Persen, Hari Ini Ambrol (26 Februari 2025)

Menarik Dibaca: Gula pada Makanan dan Minuman Manis Bisa Memperparah Asam Urat! Ini Penjelasannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×