kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Setor US$ 160 Juta, Apple Bakal Bangun Fasilitas Riset dan Inovasi


Rabu, 26 Februari 2025 / 17:01 WIB
Setor US$ 160 Juta, Apple Bakal Bangun Fasilitas Riset dan Inovasi
ILUSTRASI. REUTERS/Lucas Jackson. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Apple mencapai kesepakatan investasi senilai US$ 160 juta dengan Pemerintah Indonesia.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Apple mencapai kesepakatan investasi senilai US$ 160 juta dengan Pemerintah Indonesia. Komitmen investasi ini merupakan bagian dari syarat penerbitan sertifikan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk Apple.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menjelaskan, komitmen investasi senilai US$ 160 juta akan disediakan Apple dalam bentuk hard cash. Dari jumlah tersebut, sebagian akan digunakan untuk pengembangan fasilitas inovasi, riset dan pengembangan di Indonesia.

"Rupanya di dalam realisasi komitmen investasi Apple di skema ketiga (siklus) sebelumnya itu bukan atau belum berbentuk hard cash," kata Agus di Kantornya, Rabu (26/2).

Baca Juga: Kemenperin Beberkan 10 Poin Penting Soal Investasi Apple

Agus menjelaskan, komitmen investasi US$ 160 juta ini akan meliputi pengembangan sejumlah kegiatan oleh Apple di Indonesia.

Apple diharuskan melanjutkan pengembangan Apple Academy yang sudah ada di Bali, dan mendirikan Apple Software Innovation and Technology Institute serta pendirian Apple Professional Developer Academy.

Selain itu, Apple berkewajiban membangun fasilitas Riset dan Pengembangan (R&D) di Indonesia.

"Selama ini, Apple hanya membangun R&D facility di Amerika. Hanya ada satu negara di luar Amerika yaitu Brazil, kita akan jadi negara kedua di luar Amerika yang memiliki Apple R&D  dan negara pertama di Asia," ungkap Agus. 

Baca Juga: Kemenperin dan Apple Sepakati Komitmen Investasi, Sertifikat TKDN Segera Terbit

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×