kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Shell bakal hengkang, begini tanggapan Pertamina soal kemungkinan masuk ke Masela


Senin, 06 Juli 2020 / 20:56 WIB
ILUSTRASI. Peta blok Masela


Reporter: Filemon Agung | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Royal Dutch Shell Plc. (Shell) dikabarkan berniat melepas hak partisipasi yang dimiliki pada Blok Masela, proses diskusi dengan Inpex Corporation pun masih berlangsung.

Di sisi lain, PT Pertamina menanggapi soal kemungkinan masuk ke dalam proyek yang ditargetkan onstream pada 2027 mendatang.

"Untuk hal ini, kami perlu melihat situasi dengan Inpex-Shell seperti apa, dan pastinya perlu kajian lebih lanjut," terang VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman kepada Kontan.co.id, Senin (6/7). Ia menambahkan, dampak pandemi Covid-19 memang juga turut dirasakan oleh Pertamina.

Baca Juga: Kabar Shell hengkang, SKK Migas: Diskusi masih berlangsung, Inpex jalan terus

Mengatasi hal tersebut, ia memastikan sejumlah upaya antisipasi dilakukan oleh Pertamina termasuk melalui penyesuaian target hulu migas, penyesuaian operasional kilang sesuai demand hingga penyesuaian investasi dan juga beban lainnya sesuai dengan prioritas dan terkait langsung dengan kegiatan operasional perusahaan.

Sebagaimana diketahui, hak partisipasi Blok Masela sebesar 35% dimiliki Shell dan 65% oleh Inpex Corporation.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×