kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 18.012   53,00   0,30%
  • IDX 5.886   -16,34   -0,28%
  • KOMPAS100 775   -7,40   -0,95%
  • LQ45 587   -2,64   -0,45%
  • ISSI 201   -0,63   -0,31%
  • IDX30 334   -0,77   -0,23%
  • IDXHIDIV20 414   0,55   0,13%
  • IDX80 88   -0,64   -0,72%
  • IDXV30 110   -0,60   -0,54%
  • IDXQ30 108   0,47   0,44%

Shell melepas hak partisipasi di Blok Masela, begini tanggapan Inpex


Senin, 24 Agustus 2020 / 16:50 WIB
ILUSTRASI. Peta blok Masela


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Inpex Corporation menilai niatan Royal Dutch Shell untuk melepas hak partisipasi 35% di Blok Masela merupakan sesuatu yang lazim terjadi di industri hulu migas.

VP Corporate Service Inpex Henry Bajarnahor bilang pertimbangan Shell melepas hak partisipasi karena investasi di Masela kalah menguntungkan dengan investasi di negara lain.

"Sudah biasa partner datang dan pergi. Mereka melihat portfolio global, investasi di negara lain lebih menguntungkan," terang Henry dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VII DPR RI, Senin (24/8).

Kendati mitranya berpotensi hengkang, Henry menjamin Inpex tetap berkomitmen untuk melanjutkan proyek dengan kapasitas 9,5 juta ton LNG per tahun dan gas pipa sebesar 150 MMscfd tersebut. Ia memastikan proses open data sudah dilakukan oleh Shell dan nantinya penawaran akan dilakukan oleh Shell kepada para alon pembeli potensial.

Baca Juga: Proyek Masela molor 8,3% dari target bulan Juli 2020

Asal tahu saja, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Ego Syahrial membenarkan kabar open data yang kini tengah dilakukan oleh Shell. "Betul mereka (Shell) lagi proses open data ini. Ada 32 calon yang lagi proses buka data ini," ungkap Ego di Jakarta, Rabu (5/8).

Ego melanjutkan, proses perizinan oleh Kementerian ESDM khususnya untuk perusahaan overseas (luar negeri) juga telah diproses oleh pihaknya. Kendati demikian ia belum mau merinci seputar detail perusahaan-perusahaan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×