kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.009   46,00   0,26%
  • IDX 5.795   99,67   1,75%
  • KOMPAS100 753   17,77   2,42%
  • LQ45 571   13,97   2,51%
  • ISSI 201   2,09   1,05%
  • IDX30 323   7,70   2,44%
  • IDXHIDIV20 397   8,35   2,15%
  • IDX80 85   1,97   2,36%
  • IDXV30 108   1,50   1,41%
  • IDXQ30 104   2,07   2,03%

Siapkan capex sekitar Rp 70 miliar, begini rencana bisnis Berlina (BRNA) di tahun ini


Selasa, 04 Mei 2021 / 18:34 WIB
ILUSTRASI. Perusahaan pengemasan PT Berlina, Tbk


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten industri  dasar dan bahan kimia PT Berlina Tbk (BRNA) berencana akan melakukan penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue

Dewi Hartanti, Corporate Secretary BRNA mengatakan perusahaan akan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 244,77 juta saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp 50 per lembar saham. Ia mengatakan, Rp 50 per saham tersebut adalah nilai nominal yang tercatat. 

“sedangkan nilai jual per sahamnya akan ditentukan kemudian. Sekarang ini Berlina sedang menjajaki beberapa investor strategis yang dapat memberikan nilai tambah di perkembangan teknologi serta memperluas market Berlina ke depannya,” jelas Dewi kepada Kontan.co.id, Selasa (4/5). 

Lewat aksi korporasi tersebut, Perseroan pun memperkirakan bahwa rencana penambahan modal dengan memberikan HMETD akan berpengaruh positif terhadap kondisi keuangan konsolidasi Perseroan dan perusahaan anak. 

Ia mengatakan, dana hasil rights isssue itu akan digunakan untuk memperbaiki struktur permodalan dengan adanya penurunan pinjaman, meningkatkan aset tetap dengan adanya belanja modal, serta menambah kas untuk keperluan modal kerja. 

Baca Juga: Berlina (BRNA) lihat prospek bisnis yang cerah di 2021

Selain itu, ia juga BRNA juga telah membukukan kenaikan performance penjualan di awal tahun ini dibandingkan pada masa awal pandemi pada tahun lalu. Untuk itu, perusahaan pun optimis menargetkan penjualan naik sebesar 13.6% dibandingkan tahun 2020. 

Adapun untuk menunjang bisnisnya di tahun ini, BRNA menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 70 miliar. “Dana tersebut akan digunakan untuk pembelian mesin serta pengadaan mould project baru,” tambahnya. 

Sebagai informasi, BRNA merupakan salah satu emiten yang bergerak di barang dari plastik pengemasan, industri barang plastik lembaran, industri perlengkapan dan peralatan rumah tangga tidak termasuk furnitur, serta perdagangan besar berbagai macam barang.

Selanjutnya: Masih ada 13 emiten bakal rights issue, simak saran analis berikut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×