kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   -18.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.744   21,00   0,12%
  • IDX 6.505   3,37   0,05%
  • KOMPAS100 845   -3,25   -0,38%
  • LQ45 640   -2,30   -0,36%
  • ISSI 229   0,64   0,28%
  • IDX30 357   -1,15   -0,32%
  • IDXHIDIV20 435   -1,56   -0,36%
  • IDX80 96   -0,38   -0,39%
  • IDXV30 121   -0,65   -0,54%
  • IDXQ30 113   -0,25   -0,22%

SiCepat Ekspres terdampak wabah virus corona


Selasa, 18 Februari 2020 / 18:43 WIB
Wiwin Dewi Herawati, CMO SiCepat Ekspres usai peluncuran produk HaLu di Jakarta (18/2).


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Handoyo

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya menyiasati dengan berbagai program dan pendekatan kepada penjual. Lebih lanjut, pendekatan yang dimaksud dengan membantu penjual TVC untuk marketing produknya di berbagai media sosial.

"Kemudian foto produk juga bantu karena kami punya studio untuk memasarkan produknya lebih baik lagi," paparnya.

Sekedar informasi, saat ini SiCepat Ekspres memiliki 37.000 member di social commerce. Digabung dengan penjual yang berada di marketplace, SiCepat Ekspres memiliki lebih dari 1 juta member.

Baca Juga: Injak usia enam tahun, SiCepat cetak lonjakan paket mencapai 400%

Selain dari virus corona, Wiwin menyebutkan tantangan logistik dari performa layanan. Ia mencontohkan dari sisi marketplace yang mana akan mengalokasikan paketnya ke perusahaan logistik yang performanya bagus. 

Karenanya, apabila pihaknya tak memiliki performa yang baik alokasi paket yang akan dikirimkan melalui perusahaan logistik tak akan mendapatkan alokasi paket yang banyak. "Jadi memang fokus utama kami pada performa layanan," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×