kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Sidomulyo Selaras (SDMU) bidik raih kontrak baru sebesar Rp 100 miliar


Senin, 28 Januari 2019 / 17:21 WIB


Reporter: Nur Pehatul Janna | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) nampaknya tak terlalu muluk mengejar kontrak baru tahun ini. Pasalnya perusahann jasa angkutan ini hanya membidik perolehan kontrak baru sebesar Rp 100 miliar.

Erwin hadiyanto, Sekertaris perusahaan PT Sidomulyo Selaras Tbk mengatakan tahun ini pihaknya menargetkan kontrak baru di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan senilai Rp 100 miliar.

"Untuk tahun ini sedang dalam proses pembahasan kontrak dengan sistem kerja konsorsium transportasi minyak mentah di Linggau senilai Rp 100 miliar," ujarnya kepada Kontan.co.id, Senin (28/1).

Menurut Erwin, angka tersebut bisa saja berubah seiring waktu dan permintaan. "Jadi untuk waktu dekat kami targetkan bisa meraih yang di Linggau dulu karena memang waktu kontraknya selama 3 tahun, Namun angka ini bisa berubah kalau dipertengahan tahun nanti ada permintaan baru," ujarnya.

Sekedar informasi, target kontrak tersebut mengalami penurunan dari target kontrak SDMU tahun 2018 lalu yakni sebesar Rp 420 miliar yang diperoleh dari perusahaan minyak mentah di Jambi.

Ke depannya, kata Erwin untuk mendukung kontrak di Linggau, SDMU berencana menambah sebanyak 80 unit armada baru. "Khusus untuk operasional kontrak di Linggau kami ada rencana menambah 80 unit kendaraan baru dengan nilai investasi sebesar Rp 20 miliar," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×