kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.015   -34,00   -0,20%
  • IDX 7.151   102,46   1,45%
  • KOMPAS100 987   15,12   1,56%
  • LQ45 724   8,45   1,18%
  • ISSI 255   4,01   1,60%
  • IDX30 392   3,86   0,99%
  • IDXHIDIV20 488   0,46   0,10%
  • IDX80 111   1,56   1,42%
  • IDXV30 135   -0,06   -0,04%
  • IDXQ30 128   1,13   0,89%

Sintesa ekspansi kapasitas PLTGU Gunung Megang


Minggu, 23 Juli 2017 / 15:26 WIB
Sintesa ekspansi kapasitas PLTGU Gunung Megang


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Selain berfokus pada proyek PLTP Gunung Karang di Banten, Sintesa Group juga memiliki proyek ketenagalistrikan lainnya di Muara Enim. Sintesa saat ini tengah ekspansi ke PLTGU Gunung Megang, Muara Enim yang sebelumnya berkapasitas 110 MW menjadi 150 MW.

Shinta Kamdani, CEO Sintesa Group mengatakan pihaknya akan fokus pada clean energy, tercermin dari kedua proyek dengan desain PLTGU dan PLTP yang dikerjakan. Untuk PLTGU sebenarnya sudah selesai dibangun, yang saat ini dikerjakan pembangunannya adalah ekspansi kapasitas mencapai 150 MW.

"Untuk PLTGU yang ekspansi itu mungkin baru di tahun 2019 bisa COD," ujarnya kepada KONTAN, Kamis (20/7) lalu.

Asal tahu saja, tahun ini memang Sintesa Group lebih fokus mengembangkan bisnis ketenagalistrikan. Melalui PT Metaepsi Pejebe Power Generation (Meppogen) pihaknya menjual listrik kepada PLN, sedangkan melalui PT Sintesa Energy pihaknya melakukan pembangunan pembangkit berdesain energi baru dan terbarukan.

Untuk mengerjakan proyek-proyek tersebut, dirinya mengatakan perusahaan mengajak mitra strategis. Hal ini akan menguntungkan secara finansial dan teknologi, apalagi untuk mengembangkan energi baru dan terbarukan membutuhkan dana dan teknologi yang terbaru.

Dirinya belum mau membeberkan berapa dana yang digelontorkan untuk proyek PTGU Muara Enim dan PLTP Pandegelang yang saat ini dikerjakan. Namun dirinya berharap proyek listrik dalam jangka panjang akan menjadi kontributor pendapatan perusahaan.

"Memang energi ini sizenya besar, jadi kalau ini bisa maju sesuai dengan harapan kami, ya actually sektor energi bisa saja mengambil alih kontributor pendapatan terbesar," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×