CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.012,04   -6,29   -0.62%
  • EMAS990.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.27%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

SKK Migas menargetkan 12 proyek migas onstream tahun ini


Kamis, 16 Januari 2020 / 16:10 WIB
SKK Migas menargetkan 12 proyek migas onstream tahun ini
ILUSTRASI. Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan 12 proyek migas dapat onstream di tahun 2020.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto bilang, ada 12 proyek hulu migas yang akan beroperasi pada 2020.  Pencanangan target ini sejalan dengan selesainya pembangunan fasilitas produksi migas yang baru.

"Kami laporkan 12 rencana onstream project," kata Dwi, saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Jakarta, Kamis (16/1). Senada, Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno  bilang seluruh proyek diharapkan dapat onstream pada kuartal I hingga kuartal III tahun ini. 

"Empat proyek yakni Bukit Tua Phase 3, Grati Pressure Lowering, Buntal -5 dan proyek utilities Sumbakung Power Plant," terang Julius kepada Kontan.co.id. 

Baca Juga: Lelang 12 wilayah kerja migas digelar pada kuartal I-2020, siapa berminat?

Asal tahu saja, dari 12 proyek yang ditargetkan oleh SKK Migas, 10 proyek diantaranya merupakan proyek gas, 1 proyek minyak dan 1 proyek utilities.

Berikut detail proyek yang ditargetkan onstream pada 2020.

Pertama, Bukit Tua Phase-3. Proyek yang dioperatori oleh Petronas Carigali Ketapang II Ltd kini tengah dalam tahapan Engineering, Procurement & Construction (EPC) dengan kapasitas 31,5 Juta Standar Kaki Kubik per Hari (MMscfd). Proyek ini diharapkan rampung pada Januari 2020.

Sekedar informasi, SKK Migas awalnya menargetkan proyek ini dapat onstream tahun lalu. Julius menjelaskan, pengadaan rig yang telat menjadi penyebab mundurnya jadwal onstream proyek. Selain itu, Engineering, Procurement, Construction & Installation (EPCI) kontraktor juga dinilai tidak berjalan sesuai kontrak.

Kedua, proyek Buntal 5 dengan Medco E&P Natuna Ltd sebagai operator memiliki perkiraan produksi sebanyak 45 MMscfd Besaran investasi proyek ini diperkirakan sebesar US$ 33 juta. Kala itu, pengadaan rig juga disebut sebagai penyebab molornya jadwal onstream proyek.

Ketiga, Grati Pressure Lowering yang dioperatori oleh Ophir Indonesia Ltd. Proyek dengan estimasi produksi 30 MMscfd ini diharapkan onstream pada Maret 2020. Keempat, Sembakung Power Plant. Proyek yang operatornya Pertamina EP ini merupakan proyek utilities dengan kapasitas 3 MW+ 1 MW.

Kelima, Randu Gunting oleh PT Pertamina Hulu Energi Randu Gunting. Proyek dengan kapasitas fasilitas 5 MMscfd ini diperkirakan mampu memberi sumbangsih produksi gas sebanyak 3 MMscfd. Randu Gunting kini dalam tahapan Front End Engineering Design (FEED) dan ditargetkan onstream pada Mei 2020.

Baca Juga: SKK Migas : Diskusi transisi blok Rokan diharapkan kelar bulan ini

Keenam, Kompresor Betung oleh PT Pertamina EP dengan jadwal onstream di Juni 2020. Proyek ini dalam tahapan EPC dengan estimasi produksi 15 MMscfd.

Ketujuh, Malacca Strait Phase-1 yang merupakan satu-satunya proyek minyak dengan estimasi onstream pada Juni 2020. Proyek ini diperkirakan akan berkontribusi terhadap produksi minyak sebesar 3.000 barel per hari (bph).

Delapan, Proyek Meliwis oleh Ophir Indonesia dengan estimasi produksi 20 MMscfd. Proyek yang masih dalam tahapan EPC ini diharapkan onstream pada Juni 2020 mendatang.

Sembilan, Proyek Cantik oleh PT Sele Raya Belida dengan kapasitas fasilitas produksi 2,5 MMscfd dan estimasi produksi sekitar 2,5 MMscfd. Proyek ini ditargetkan onstream pada Juli 2020.

Baca Juga: Realisasi Lifting Migas 90,5% dari Target APBN 2019

Sepuluh, Proyek LP MP SKG-19 Compressor dikelola Pertamina EP? dengan estimasi produksi sebesar 150 MMscfd. SKK Migas menargetkan proyek ini dapat onstream pada Juli 2020.

Sebelas, Proyek Proyek Peciko 8A oleh Pertamina Hulu Mahakam dengan estimasi produksi 8 MMscfd yang diharapkan rampung pada Agustus 2020.

Terakhir, Proyek Merakes dikelola oleh Eni East Sepinggan Ltd. Proyek ini ditargetkan onstream pada September 2020 dengan kapasitas fasilitas 400 MMscfd dan estimasi produksi 360 MMscfd.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×