kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.830
  • SUN90,98 0,00%
  • EMAS612.058 0,33%

Snapcart target pendapatan tumbuh tiga kali lipat

Jumat, 02 Maret 2018 / 09:50 WIB

Snapcart target pendapatan tumbuh tiga kali lipat
ILUSTRASI. Ilustrasi belanja online



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aplikasi belanja asal Indonesia Snapcart fokus melakukan inovasi dan memaksimalkan pelayanan ke klien. Untuk tahun ini saja, Snapcart targetkan pendapatan tumbuh tiga kali lipat.

Reynazran Royono, CEO dan pendiri Snapcart mengatakan perusahaan akan melakukan inovasi dan ekspansi untuk memperluas bisnis.


"Sebagai perusahaan yang tidak hanya menyediakan aplikasi, akan terus berinovasi dalam hal mendapat data pembelanjaan. Karena tantangannya di Indonesia banyak toko yang belum memakai struk belanja, jadi kita kembangkan aplikasi untuk bisa mendapat data dari toko yang tidak ada struk belanja," ucap Reynazran di Kuningan, Kamis (1/3).

Tidak hanya inovasi layanan, Snapcart pun akan melakukan ekspansi ke negara lain. Namun, Reynazran tidak menyebut detail negara tersebut. Hingga kini, ada empat negara di mana Snapcart beroperasi yaitu Indonesia, Filipina, Singapura dan Brazil.

Rey juga menjelaskan dalam perluasan bisnis yang telah dilakukan, Snapcart telah bekerjasama dengan 35 brand dan perusahaan multinasional seperti Loreal, Nestle, Procter & Gamble, Unilever dan lainnya. Jumlah unduhan Snapcart pun sudah lebih dari satu juta unduhan.

"Target pendapatan dua tahun ke depan rata-rata tumbuh tiga kali lipat dari tahun sebelumnya. Untuk angkanya saya belum bisa bilang karena kami disuntik dana oleh private company," ungkapnya kepada KONTAN.

Dengan rencana dan target pendapatan yang ditetapkan Snapcart akan mengembangkan lini bisnisnya di Indonesia. Sebab, diakui Rey potensi pengguna Snapcart di Indonesia cukup besar.

"Bayangkan saja, jumlah penduduk di Indonesia kurang lebih 250 juta penduduk, dengan jumlah toko kelontong lebih dari tiga juta, potensinya besar," tambahnya.

Untuk memperluas bisnis, Rey pun tidak berharap ada suntikan dana baru dari investor. Pasalnya suntikan dana yang diperoleh Desember 2015 cukup untuk mengembangkan aplikasi dan ekspansi ke negara lain.

Sebelumnya aplikasi belanja asal Indonesia Snapcart memperoleh suntikan dana US$ 1,675 juta dari Wavemaker Partners, SPH Media Fund, SMDV, dan Ardent Capital.


Reporter: Jane Aprilyani
Editor: Yudho Winarto

BISNIS START-UP

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0010 || diagnostic_api_kanan = 0.0670 || diagnostic_web = 0.2785

Close [X]
×