Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyampaikan bahwa kebijakan insentif mobil listrik untuk tahun 2026 masih dibahas dan belum diputuskan.
“(Insentif mobil listrik 2026) masih dalam pembahasan. Mudah-mudahan segera (diputuskan),” ujar Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, saat ditemui usai Opening Ceremony Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Baca Juga: Pemerintah Targetkan Kewajiban Kandungan Bioetanol 10% di Bensin pada 2028
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul keputusan pemerintah terkait insentif motor listrik untuk tahun ini yang telah ditetapkan.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan pemerintah tidak memberikan insentif untuk motor listrik pada 2026.
“Pertimbangannya, kita memahami kekuatan fiskal seperti apa. Cost and benefit mana yang paling tinggi, yang lebih bermanfaat bagi perekonomian secara keseluruhan,” ujar Agus di Bandung, Kamis (29/1/2026) lalu.
Kendati demikian, Agus bilang, pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk membuka opsi pemberian insentif motor listrik pada 2027 dengan mempertimbangkan evaluasi kondisi fiskal dan perkembangan industri.
Baca Juga: Intiland Jajaki Kerjasama dengan MRT Jakarta untuk Pengembangan Kawasan Terpadu
Selanjutnya: Harga Samsung Galaxy A56 5G Semakin Murah, Pertanda Galaxy A57 Siap Rilis?
Menarik Dibaca: Infinix Note 60 Pro, Note 60 dan Note 60 Ultra: Spesifikasi Bocor Jelang Rilis
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













