kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Soal Potensi Revisi RKAB, Begini Komentar APBI


Minggu, 10 April 2022 / 19:06 WIB
Soal Potensi Revisi RKAB, Begini Komentar APBI
ILUSTRASI. Indonesia berpotensi mencuil ekspor batubara ke Eropa seiring larangan ekspor batubara Rusia oleh Uni Eropa.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia berpotensi mencuil ekspor batubara ke Eropa seiring larangan ekspor batubara Rusia oleh Uni Eropa.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia menilai perusahaan-perusahaan yang sudah mencapai kesepakatan untuk ekspor tambahan bisa saja mengajukan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB).

"Dari sisi pemerintah juga jika memang banyak perusahaan yang mengajukan ya perubahan diperlukan. Ini momentum yang perlu dimanfaatkan," kata Hendra kepada Kontan, Minggu (10/4).

Baca Juga: Uni Eropa Melarang Batubara Rusia, Ekspor Indonesia Berpotensi Meningkat

Kendati demikian, Hendra pun belum bisa merinci lebih jauh perusahaan mana saja yang sudah melakukan negosiasi dan mencapai kesepakatan. Hendra menjelaskan, secara umum untuk komunikasi antara pembeli dan pemasok dari Indonesia bisa dilakukan secara langsung. Metode lainnya yakni dengan difasilitasi oleh negara masing-masing melalui asosiasi.

"Adapun seperti apa hasilnya kami tidak tahu persis detailnya karena proses business to business (B2B)," pungkas Hendra.

Baca Juga: Dewan Energi Nasional (DEN) Berikan Rekomendasi Peningkatan Nilai Tambah Batubara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×