Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) mendukung rencana pemerintah menggelontorkan anggaran Rp 4,8 triliun ke sektor peternakan sapi untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Adapun dana jumbo ini direncanakan untuk mendukung pasokan daging dan susu MBG, dengan pengembangan peternakan skala besar yang tersentralisasi di Jawa Barat dan Jawa Timur.
Sekretaris Jenderal PPSKI Robi Agustiar mengatakan, pihaknya sangat mendukung pengembangan peternakan sapi ini. Meskipun begitu, ia mengingatkan, anggaran ini harus bersifat berkelanjutan.
“Jangan sampai bisnis yang dilakukan rugi. Kami paham bahwa bisnis pembiakan sapi adalah hal yang harus dilakukan segera,” ujarnya kepada Kontan, Senin (19/1/2026).
Baca Juga: Anggaran Rp 4,8 Triliun Sapi Potong MBG, Siapa Paling Untung?
Sejauh ini, PPSKI belum melihat adanya risiko dan tantangan dari rencana suntikan dana ini. Yang terang, PPSKI bakal melakukan kolaborasi bersama para pemangku kepentingan (stakeholder) untuk bersama-sama mewujudkan swasembada daging sapi.
Lebih lanjut, Robi mengungkap PPSKI juga melihat potensi dari rencana pemerintah menggulirkan kredit murah bagi usaha sapi. “Hal ini sangat ditunggu oleh peternak, selain insentif lainnya,” imbuh dia.
Ke depan, PPSKI berharap pemerintah konsisten dan berkomitmen dalam setiap kebijakan yang telah diambil. “Serta, memastikan tidak adanya tebang pilih dari setiap pelaku usaha yang akan bekerja sama nantinya,” imbuh Robi.
Baca Juga: Kuota Impor Daging Sapi Dipangkas Jadi 30.000 Ton, Pengusaha Wanti-Wanti Harga Naik
Selanjutnya: Kiat Orangtua Menyesuaikan Konten YouTube Yang Baik untuk Anak Remaja
Menarik Dibaca: Kiat Orangtua Menyesuaikan Konten YouTube Yang Baik untuk Anak Remaja
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













