kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.118   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.075   36,77   0,61%
  • KOMPAS100 793   4,42   0,56%
  • LQ45 601   -0,89   -0,15%
  • ISSI 210   3,13   1,51%
  • IDX30 340   -0,74   -0,22%
  • IDXHIDIV20 422   -1,12   -0,26%
  • IDX80 90   0,38   0,43%
  • IDXV30 115   0,54   0,47%
  • IDXQ30 109   -0,16   -0,15%

Soal antrean tol, BPJT hanya bisa surati operator


Selasa, 20 Maret 2012 / 17:04 WIB
ILUSTRASI. Infused water jeruk nipis


Reporter: Rika Panda | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dari Kementerian Pekerjaan Umum akan memperingatkan operator jalan tol terkait pelayanan buka tutup gerbang tol di kawasan Jakarta.

Hal ini menjadi perhatian khusus, karena jalan tol di Jakarta paling besar mengalami antrean panjang. “Kami akan ingatkan mereka (operator) lagi,” kata Achmad Gani Gazaly, Kepala BPJT saat dihubungi KONTAN di Jakarta, Selasa (20/3).

Gani membenarkan kondisi jalan tol seputar Jakarta paling rentan dilanda kemacetan, apalagi jika pintu tol ditutp oleh pihak operator jalan tol.

Namun begitu, Gani bilang, antrean di gerbang tol tidak masuk dalam standar pelayanan minimum (SPM) yang harus dipenuhi badan usaha jalan tol (BUJT).

Walau demikian, Gani pihaknya akan melayangkan surat peringatan kepada BUJT selaku operator tol bersangkutan. "Kami tetap mengawasi pelayanan BUJT. Kalau ada gardu yang tidak dioperasikan sehingga menyebabkan antrean itu kami tindak," tegas Gani.

Seperti diketahui, Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan mengamuk di pintu tol dekat Jembatan Semanggi menuju arah Slipi. Hal ini terjadi karena sebagian pintu tol ditutup oleh petugas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×