kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

SSIA Intens bahas lahan industri dengan Kohler


Jumat, 26 Februari 2016 / 10:08 WIB
SSIA Intens bahas lahan industri dengan Kohler


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. The Kohler Company sedang mencari lahan di kawasan industri seluas empat hektare (ha) hingga delapan ha untuk membangun pabrik di Indonesia. Salah satu lahan industri yang mereka pertimbangkan adalah di lahan milik PT Surya Semesta Internusa Tbk.

Sekretaris Perusahaan PT Surya Semesta Internusa Tbk Erlin Budiman mengakui, The Kohler adalah klien potensial. Namun, hingga saat ini manajemen Surya Semesta dan The Kohler masih dalam tahap pembahasan. "Progress mengenai penjualan ini masih dalam proses," ujarnya kepada KONTAN, Rabu (24/2).

Tak cuma dengan The Kohler, Surya Semesta juga mengadakan pertemuan denga sejumlah klien potensial. Namun memang, baru sebatas itu aktivitas bisnis kawasan industri berlangsung. Perusahaan tersebut mengaku hingga dari awal tahun hingga Februari ini, belum mengantongi penjualan lahan industri.

Namun, Surya Semesta menampik belum adanya catatan penjualan lahan industri lantaran dampak ekonomi yang lesu. Perusahaan berkode SSIA di Bursa Efek Indonesia tersebut menyebutkan, penjualan kawasan industri membutuhkan waktu yang tak sekejap. "Normalnya, untuk kawasan industri memang memerlukan waktu untuk mencapai kesepakatan," terang Erlin.

Sebelumnya, manajemen Surya Semesta bilang akan menambah cadangan lahan landbank seluas 300 hektare (ha) di Subang, Jawa Barat pada tahun ini. Untuk menambah landbank, perusahaan tersebut mengalokasikan dana Rp 450 miliar. Itu adalah bagian dari dana belanja modal 2016 yang sebesar Rp 1,3 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×