kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Stop ekspor, PPKS Medan kewalahan penuhi bibit sawit di dalam negeri


Selasa, 03 Juli 2018 / 19:18 WIB
ILUSTRASI. PROGRAM PEREMAJAAN SAWIT RAKYAT


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga semester-I 2018, Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan mencatat produksi dan penjualan benih kecambah kelapa sawit sebanyak 12,3 juta benih. Sebanyak 55% diantaranya atau setara 6,26 juta benih disalurkan kepada rakyat melalui program peremajaan kebun rakyat.

Direktur PPKS Medan Hasril Hasan Siregar mengatakan berkat program peremajaan kelapa sawit yang digarap pemerintah, minat petani sawit menjadi tinggi. Target tahun ini penyaluran sebanyak 23 juta butir benih sedang dikaji untuk dinaikkan menjadi 25 juta benih.

Tak hanya itu, berkat tingkat permintaan dalam negeri yang tinggi, PPKS Medan kini tidak lagi melakukan ekspor bibit sawit. "Sekarang kami memenuhi pasar dalam negeri saja sudah kewalahan," kata Hasril saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (3/7).

Hasril mengakui PPKS Medan sempat mengekspor ke Afrika pada tahun lalu dan dua tahun lalu. Tapi kini, perusahaan ini bakal fokus pada penyaluran dalam negeri. Tidak hanya kepada masyarakat, namun juga pada pihak swasta.

PPKS Medan akan menyalurkan benih ke pihak swasta sebanyak 3,33 juta benih atau setara 29% produksi di semester kedua ini. Selain itu benih juga akan disalurkan ke internal PPKS sebanyak 1,76 juta benih atau 15% total produksi, serta penjualan kepada PTPN sebanyak 137.825 benih atau setara 1%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×