kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Strategi Nusantara Infrastructure (META) Bidik Kinerja Tumbuh Dobel Digit pada 2026


Kamis, 16 Juli 2026 / 18:59 WIB
Strategi Nusantara Infrastructure (META) Bidik Kinerja Tumbuh Dobel Digit pada 2026
ILUSTRASI. Jalan Akses Tol Makassar New Port (MNP) (Dok/META)


Penulis: Chelsea Anastasia | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Operator jalan tol PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) berupaya meraih pertumbuhan kinerja keuangan dobel digit pada tahun ini dengan memperkuat seluruh bisnis yang dikelola pada separuh kedua tahun ini.

Head of Corporate Communication & CSR Nusantara Infrastructure, Indah D.P. Pertiwi menjelaskan, pada semester II-2026, strategi bisnis utama perusahaan berfokus melanjutkan disiplin biaya dan belanja modal.

Di sektor jalan tol, sebagai lini utama META, Indah menyebut pihaknya berupaya meningkatkan layanan dan pengalaman pelanggan (customer experince) melalui hadirnya kampanye Kampanye #TolnyaMakassar guna mendorong peningkatan trafik.

"Kami juga memperkuat aspek digital melalui pengembangan Aplikasi NITA untuk semakin memudahkan pengguna jalan dalam mengakses informasi terkait jalan tol secara real-time," jelas Indah kepada Kontan, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga: Tarif 52 Ruas Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Pada separuh kedua tahun ini, META belum memiliki rencana menggarap proyek baru ataupun melakukan aksi korporasi baru. Perusahaan saat ini masih berfokus mematangkan pembangunan proyek strategis Jalan Tol JORR Elevated Cikunir–Ulujami.

Proyek yang dinilai memiliki tingkat kompleksitas tinggi ini rencananya akan dibangun di kawasan padat di Jakarta. Dus, menurut Indah, META dalam persiapannya memerlukan perencanaan yang matang dan koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan.

Indah menambahkan, perusahaan di sisa tahun ini masih dibayangi oleh dinamika kondisi ekonomi global dan domestik yang masih berpotensi memengaruhi biaya pendanaan, tingkat inflasi, serta penerapan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) dan proses pembayaran jalan tol tanpa berhenti atawa Multi Lane Free Flow (MLFF). 

Baca Juga: Berkat Lebaran, Pendapatan Sektor Jalan Tol META Naik 7% di Kuartal I-2026

Di saat yang sama, ia mencermati industri infrastruktur juga dituntut untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus menjaga efisiensi biaya agar tetap mampu menghasilkan pertumbuhan yang berkelanjutan.

"Tantangan lainnya adalah memastikan seluruh aset infrastruktur yang dikelola dapat terus memberikan pelayanan yang optimal, di tengah meningkatnya ekspektasi pengguna," imbuh Indah.

Baca Juga: PT JTT Dorong Mobilitas &Pertumbuhan Ekonomi lewat Pengelolaan Ruas Tol Semarang-Solo

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×