kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Sukses ekspor ke AS, Kedaung intip pasar Rusia


Jumat, 08 Juni 2012 / 15:54 WIB
Sukses ekspor ke AS, Kedaung intip pasar Rusia
ILUSTRASI. Tak lama lagi, pendaftaran dan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021 bakal segera dibuka. Surya/Ahmad Zaimul Haq


Reporter: Albertus M. Prestianta | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Kedaung Indah Can Tbk akan tingkatkan penetrasi penjualan ekspor. Rencananya perusahaan yang bergerak di bidang usaha penjualan enamel dan kaleng ini akan masuk ke pasar Rusia.

"Perusahaan berupaya mencari negara tujuan baru dan kami melihat Rusia ada potensi yang menarik," ujar Hadi Muliyono, Direktur PT Kedaung Indah Can Tbk saat paparan publik di Jakarta hari ini (8/6).

Menurutnya, perusahaan saat ini tengah melakukan penggodokan agar target ekspor ke Rusian bisa dilakukan sebelum akhir tahun ini.

Saat ini, sekitar 40% total penjualan enamel PT Kedaung Indah Can Tbk ditujukan untuk pasar ekspor, dan sisanya lokal. Hadi bilang, saat ini ekspor perusahaannya sudah bisa dilakukan ke Amerika Serikat (AS) dan India. "70% ekspor untuk dua negara itu," katanya.

Langkah perseroan menyasar negara baru merupakan strategi untuk meningkatkan penjualan.
Sekedar informasi, enamel merupakan bahan yang terbuat dari paduan kaca dengan lepengan besi baja. Perusahaan menggunakan enamel sebagai pelapis teko, topless dan barang perabot rumah tangga lainnya.

Selain menambah penetrasi ekspor, perseroan juga melakukan pengembangan produk baru yang disesuaikan dengan selera atau tren pasar saat ini. Hadi mengatakan, pihaknya akan mencari pasar baru untuk penjualan produk kaleng.

"Kami coba untuk memperbesar penjualan kaleng kemasan untuk biskuit dan obat-obatan," tukasnya. Hadi menilai permintaan untuk produk kemasan biskuit dan obat-obatan terus mengalami peningkatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×