kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Sulsel berambisi jadi penyanggah pangan nasional


Rabu, 15 Oktober 2014 / 22:25 WIB
ILUSTRASI. lev dolgachov/syda productions


Reporter: Mona Tobing | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Demi mencapai swasembada beras daerah, Sulawesi Selatan (Sulsel) mencanangkan perluasan luas lahan sawah hingga 400.000 ha mulai tahun depan. Sulsel berambisi menjadi penyanggah pangan nasional.

Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sulsel menjelaskan, Pemerintah Daerah (Pemda) tengah mencanangkan swasembada pada sektor beras, daging dan ikan. Tahun ini, Sulsel optimis dapat kelebihan produksi 3 juta ton beras, dan akan dikirimkan ke 21 provinsi di Indonesia.

"Untuk mempertahankan kondisi ini. Kami akan perluas lahan sawah hingga 400.000 ha yang dimulai tahun depan," kata Syahrul kepada KONTAN, di Kementerian Pertanian awal pekan ini.

Demi mengejar target produksi gabah kering giling hingga akhir tahun sebesar 70 juta ton, Kementerian Pertanian (Kementan) getol menawarkan pilot project corporate farming  kepada kepala daerah.

Sebagai proyek perdana, Kementan akan bekerjasama dengan Pemda Sulsel untuk penyediaan 100 hektare lahan sawah guna ditanami padi.

Kementan akan memberikan bantuan mulai dari penyuluhan, alat pertanian sampai bibit.

Suswono, Menteri Pertanian mengatakan, pemerintah menawarkan kepada kepala daerah untuk menyediakan lahan pertanian. Langkah ini juga menjadi cara  penyelamatan kemungkinan terjadinya penurunan produksi pangan.

"Baru Sulsel yang menyatakan kesediaannya. Kami terbuka untuk kepala daerah mengusulkan daerahnya pada program ini," ujar Suswono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×