kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.846   -44,00   -0,25%
  • IDX 6.378   76,54   1,21%
  • KOMPAS100 829   5,91   0,72%
  • LQ45 632   4,87   0,78%
  • ISSI 222   5,27   2,43%
  • IDX30 353   2,54   0,72%
  • IDXHIDIV20 430   2,34   0,55%
  • IDX80 95   0,65   0,69%
  • IDXV30 118   0,90   0,77%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Suplai setrum ke Kalbar, PLN impor dari Malaysia


Senin, 08 September 2014 / 07:45 WIB
ILUSTRASI. Former U.S. President Donald Trump speaks at a rally to support Republican candidates ahead of midterm elections, in Dayton, Ohio, U.S. November 7, 2022. REUTERS/Gaelen Morse 


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

JAKARTA. Jika tak ada aral melintang, tahun ini Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan mulai mengimpor listrik dari Serawak, Malaysia. Impor ini untuk memenuhi kebutuhan listrik di Kalimantan Barat yang kerap biarpet.

Namun, sebelum melakukan pembelian listrik, PLN dan dan Pemerintah Malaysia, yang diwakili Serawak Energy Berhad, akan membangun jalur interkoneksi listrik. Sebagai informasi, Serawak memiliki kapasitas listrik 3.000 megawatt (MW) dan Kalimantan Barat 250 MW.

Jaringan listrik itu  akan menggunakan transmisi 275 kilovolt (kV) sepanjang 122 kilometer (km) dari Bengkayang, Kalimantan Barat hingga Mambong, Serawak. Sepanjang 86 km berlokasi di Kalimantan Barat, dan sisanya berada di Serawak. PLN dan Serawak Energy sepakat menanggung investasi di masing-masing negara. "Kalau proses pembangunan berjalan cepat, target kami 2014 sudah beroperasi," ujar Direktur Utama PLN Nur Pamudji, pekan lalu.

Kesepakatan lain, kerjasama jual-beli listrik antara PLN dan Serawak Energy akan berlangsung selama 25 tahun dan terbagi dalam dua tahap. Tahap pertama, selama lima tahun awal PLN akan mengimpor setrum dari Serawak Energy.

Tanpa menyebutkan harga, Nur Pamudji bilang, penentuan harga listrik antara PLN dan Serawak Energy berdasarkan skema bisnis dengan persetujuan pemerintah. "Yang jelas itu murni harga pasar. Artinya, seluruh biaya yang kami keluarkan ditanggung oleh pembeli," katanya.

Kedua, jual-beli listrik antara keduanya akan dilakukan berdasarkan harga keekonomian kedua sistem tenaga listrik (economic exchange power transfer) dengan menggunakan prinsip day-head agreement. Pasokan dari Serawak rencananya akan berasal dari pembangkit tenaga listrik di wilayah tersebut.

Di luar itu, PLN berencana membangun pembangkit listrik 100 MW di Kalimantan Barat. Namun, belum ketahuan kapan PLN akan merealisasikan rencana itu. 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×