kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Surya Semesta Internusa bagikan dividen tunai Rp 20 per saham


Kamis, 07 Juni 2018 / 14:41 WIB
Surya Semesta Internusa bagikan dividen tunai Rp 20 per saham
ILUSTRASI. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA)


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUSPT) tahun ini memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp 20 per saham. Jumlah tersebut tidak terlalu signifikan dikarenakan perusahaan bakal menggunakan sebagian besar laba bersih tahun lalu untuk ekspansi.

Johannes Suriadjaja, Presiden Direktur SSIA menyampaikan bahwa tahun lalu perusahaan berhasil membukukan laba bersih mencapai Rp 1,18 triliun. Dari jumlah tersebut hanya sekitar 7% saja yang akan dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen tunai.

“Ada pembagian dividen Rp 20 per saham, tahun lalu kami bagi Rp 11 per saham. Pay out ratio-nya itu dari laba bersih tahun lalu yang besar sekali paling 7%,” ujarnya di Jakarta, Kamis (7/6).

Perusahaan akan menggunakan sebagian besar laba bersih untuk kepentingan mendukung ekspansi pembangunan Smart and Suistanable City di Subang yang mengintegrasikan kawasan industri, residensial dan logistik.

“Itu sebenarnya Rp 5 miliar untuk cadangan atau laba ditahan, sisanya untuk pengembangan bisnis ke depan karena kami masih perlu cukup besar dana,” lanjutnya.

Harapannya proyek Subang akan mulai melakukan pembangunan proyek tersebut pada semester II tahun depan, saat ini baru setengah dari 2000 ha izin kawasan yang sudah dibebaskan perusahaan. Untuk tahap awal untuk investasi pembangunannya saja menyedot investasi Rp 2 triliun di luar investasi jalan tol.

“Kami kan kalau groundbreaking dan pre marketing di pertengahan 2019 ya baru bisa delivery di 2020 akhir atau awal 2021, jadi kontribusinya baru terasa di tahun 2020 atau 2021,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×