kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Tahun depan, Food Station jalankan kewajiban tanam bawang putih dan jagung


Minggu, 23 Desember 2018 / 10:44 WIB
ILUSTRASI. Arief Prasetyo Adi (kiri), Dirut Food Station Tjipinang Jaya


Reporter: Kiki Safitri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selain mengembangan lini usaha, Food Station Tjipinang Jaya juga mulai mengembangkan usaha tanaman pangan. Untuk tahun depan, dua komoditas yang akan ditanam adalah bawang putih dan jagung.

“Sekarang Food Station menjalankan kewajiban tanam bawang putih. Kita sekarang sudah mulai 25% dari 167 ha,” kata Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo kepada Kontan.co.id, Sabtu (23/12).

Meski demikian usaha penanaman bawang putih ini belum menunjukkan hasil karena jadwal panen akan dimulai pada bulan Februari dan Maret 2019. Penanaman bawang putih harus menunggu musim hujan sehingga bisa lebih optimal.

“Kalau bawang putih belum panen, panennya nanti di Februari sampai dengan Maret. Ini karena kita menanam di bulan November dan Desember,” ungkap Prasetyo.

Selanjutnya pada Maret 2019, Food Station akan bekerjasama dengan koprasi dan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) untuk menanam jagung. Hal ini guna mendukung kebutuhan jagung peternak guna meredam harga ayam dan telur yang bergejolak akibat pakan jagung mahal.

“Kami bantu cari jagung. Ada lahannya di Sulawesi Tenggara dan NTB,” ujarnya.

Sayangnya Arief enggan menjelaskan secara rinci terkait dengan luas lahan, jumlah benih dan nilai investasi di sektor pertanian tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×