kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Tahun ini, produksi garam hanya 1,2 juta ton


Jumat, 11 Oktober 2013 / 10:50 WIB
ILUSTRASI. Pengeboran migas Pertamina.


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Cuaca yang tidak bersahabat membuat pelaku industri garam was-was. Tahun ini, garam yang berhasil diproduksi mencapai 1,2 juta ton atau 66,67% dari target tahun ini sebesar 1,8 juta ton.

Yulian Lintang, Direktur Utama PT Garam mengatakan, jumlah produksi garam tersebut berasal dari PT Garam sebanyak 400.000 ton dan 800.000 ton berasal dari garam rakyat. "Target bisa dicapai jika cuaca mendukung tetapi sampai saat ini masih hujan," kata Yulian.

Sudirman Saad, Direktur Jenderal Kelautan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K) Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengaku tidak khawatir meski produksi garam tidak seperti yang ditargetkan. Pasalnya, masih ada stok garam tahun lalu. "Tidak perlu impor garam," katanya.

Faisal Baidawi, Anggota Presidium Asosiasi Produsen garam Rakyat Indonesia (A2PGRI) meramalkan produksi garam masih lebih tinggi daripada perkiraan Yulian yakni sekitar 1,45 juta ton. Menurutnya, panen raya garam terjadi pada bulan Oktober.

Menurut data KKP, lahan potensial pengembangan garam di Indonesia ada 33.000 hektare (ha) dan 20.800 ha digarap lewat program Pemberdayaan Usaha garam Rakyat (PUGAR).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×