kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

TAM belum mau jual Toyota CH-R varian hybrid di Indonesia


Selasa, 10 April 2018 / 19:43 WIB
ILUSTRASI. Peluncuran Toyota All New C-HR


Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Toyota-Astra Motor (TAM) kian memanaskan pasar Sport Utility Vehicle (SUV) lewat model terbarunya Toyota CH-R. Di pasar Indonesia, model ini hanya dijual dengan mesin 1.800 CC dengan teknologi Dual VVT-i.

Bansar Maduma, Product General Manager PT Toyota-Astra Motor menjelaskan CH-R merupakan singkatan dari Compact High Rider. "Target segmen dari segmen pembeli CH-R merupakan para pebisnis muda yang menyukai berkendara sendiri," kata Bansar, Senin (10/4).

Sejatinya, CH-R dikembangkan tiga varian mesin yakni 1.200cc, 1.800cc, dan 2.000cc. Hanya saja, di Indonesia akhirnya dipilih untuk dijual satu tipe saja. "Karena kami mengejar tema berkendara secara antusias yang tidak bisa di 1.200 cc dan efisiensi yang tidak bisa ditawarkan di 2.000 cc," tambah Bansar.

Menurut Vice President Director TAM, Henry Tanoto, All New C-HR adalah perpaduan dari Coupe dengan karakter yang sleek dan lincah seperti yang terlihat pada bagian atas kendaraan, dan karakter mobil SUV yang tangguh pada desain bagian bawahnya.

Hanya saja di negara asalnya Jepang, mobil ini juga punya varian plug-in hybrid. Namun untuk pasar di Indonesia masih menggunakan tipe bahan bakar bensin dengan kapasitas tangki 50 liter "Untuk model hybrid belum ada dan masih kita pelajari. Untuk sekarang kita fokus model yang ada," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×