Reporter: Amalia Fitri | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Maskapai pesawat berbiaya hemat (Low Cost Carrier, LCC) Citilink Indonesia resmi menambah rute perjalanan internasional tahun depan.
VP Corporate Secretary & CSR Citilink Resty Kusandarina mengatakan, rute perjalanan yang akan dibuka adalah Singapura dan beberapa kita di Australia.
Baca Juga: Sriwijaya Air pulangkan seluruh staf bantu Garuda Indonesia
"Rute perjalanan internasional rencananya memang akan kami tambah di tahun depan, yang terdekat, target kami adalah Singapura dan kota-kota di Australia, setelah Perth," jelasnya Kepada Kontan, Minggu (24/11).
Rute perjalanan internasional tersebut, menambah rute internasional yang sudah ada sebelumnya, yakni perjalanan dari Denpasar-Perth pp. dan Denpasar-Kuala Lumpur pp, Jakarta-Penang, Jakarta-Kuala Lumpur, Surabaya-Kuala Lumpur, Jakarta-Phnom Penh, Denpasar-Dili dan Denpasar-Kunming.
Untuk melengkapi rencana penambahan rute perjalanan internasional, Citilink juga akan menambah armada baru sebanyak dua unit pesawat A330 - 900 Neo. "Dua pesawat tersebut dalam waktu dekat akan didatangkan," lanjutnya.
Baca Juga: Yusril: Garuda-Sriwijaya jangan ada konflik kepentingan
Ia mengatakan, mereka optimistis dapat mencapai target keterisian kursi (Seat Load Factor – SLF) sebesar 75% pada Denpasar-Perth dan 77% pada rute Denpasar-Kuala Lumpur, jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019/2020.
"Seperti halnya di peak season lebaran lalu, untuk peak season Nataru ini kami juga akan melakukan optimalisasi penerbangan dimana akan kami operasikan seluruh penerbangan kami di peak season ini, yaitu kurang lebih 310 flight per harinya," tambah Resty.
Baca Juga: Sriwijaya Air tak lagi menjadi anggota Garuda Indonesia group
Adapun penyerapan modal kerja untuk menghadirkan rute perjalanan internasional, adalah sebesar 61% dari keseluruhan alokasi anggaran. Proporsi penggunaan terbesar disiapkan untuk biaya aircraft, persiapan keberadaan kru, serta sertifikasi.
Sementara untuk lonjakan penumpang yang terjadi di masa Nataru tiap tahun di masa libur Nataru (2019), belum dibagi oleh Citilink.
"Setiap peak season trend-nya akan terjadi kenaikan jumlah penumpang, namun untuk angka belum bisa kami disclose," pungkas Resty.
Baca Juga: Garuda Indonesia mengambil alih operasional Sriwijaya Air
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













