kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Target Rp 38 Triliun di ISF 2026 Terancam Berat Tercapai, Ini Alasannya


Jumat, 07 Agustus 2026 / 22:48 WIB
Target Rp 38 Triliun di ISF 2026 Terancam Berat Tercapai, Ini Alasannya
ILUSTRASI. Target transaksi sebesar Rp 38 triliun dalam penyelenggaraan Indonesia Shopping Festival (ISF) 2026 dinilai cukup menantang untuk dicapai. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Prayogi Ikhrawinata | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Target transaksi sebesar Rp 38 triliun dalam penyelenggaraan Indonesia Shopping Festival (ISF) 2026 dinilai cukup menantang untuk dicapai. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menilai kondisi daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih masih menjadi salah satu tantangan utama.

Ketua Umum Asosiasi Industri Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (AKUMANDIRI) Hermawati Setyorinny mengatakan, peluang UMKM untuk memberikan kontribusi besar terhadap target transaksi tersebut masih menghadapi berbagai kendala.

Menurutnya, pelaku UMKM saat ini masih menghadapi tekanan penjualan di pasar domestik. Kondisi tersebut membuat pencapaian target transaksi ISF 2026 dinilai tidak akan mudah.

"Kalau melihat kondisi sekarang, target itu cukup berat. Daya beli masyarakat masih turun sehingga pelaku UMKM juga masih kesulitan meningkatkan penjualan," ujar Hermawati kepada KONTAN, Jumat (7/8/2026).

Baca Juga: Pemerintah Matangkan Sistem, PPh 22 Penjual di E-Commerce Berlaku Efektif 1 November

Hermawati menilai pemerintah perlu memberikan ruang yang lebih besar bagi produk lokal dalam berbagai kegiatan promosi maupun festival belanja. Dengan demikian, momentum peningkatan aktivitas belanja dapat dimanfaatkan UMKM untuk mendorong penjualan sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Selain daya beli, ia menyoroti masih minimnya sosialisasi Indonesia Shopping Festival kepada pelaku UMKM. Menurut Hermawati, kondisi tersebut membuat sebagian pelaku usaha belum mengetahui program maupun manfaat yang dapat diperoleh dari penyelenggaraan festival belanja tersebut.

Akibatnya, partisipasi UMKM dalam Indonesia Shopping Festival dinilai belum optimal. Padahal, keterlibatan lebih banyak pelaku usaha lokal dapat membantu meningkatkan dampak kegiatan tersebut terhadap perekonomian domestik.

Baca Juga: Kemendag Dorong Percepatan UMKM Masuk Ritel Modern, Begini Strateginya

Hermawati juga menilai berbagai kegiatan promosi dalam festival belanja perlu lebih banyak melibatkan produk dalam negeri. Menurutnya, langkah tersebut penting agar peningkatan transaksi selama ISF tidak hanya mendorong konsumsi, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal.

Sebelumnya, Indonesia Shopping Festival 2026 menargetkan nilai transaksi mencapai Rp 38 triliun selama penyelenggaraan pada 7–23 Agustus 2026. Target tersebut ditopang oleh partisipasi ratusan pusat perbelanjaan di berbagai daerah serta berbagai program promosi untuk mendorong konsumsi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×