kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.985   -35,00   -0,19%
  • IDX 5.986   70,43   1,19%
  • KOMPAS100 782   11,35   1,47%
  • LQ45 595   10,44   1,79%
  • ISSI 206   0,99   0,48%
  • IDX30 337   5,69   1,72%
  • IDXHIDIV20 416   7,36   1,80%
  • IDX80 89   1,44   1,65%
  • IDXV30 113   2,29   2,08%
  • IDXQ30 108   1,76   1,65%

Targetkan dapat cuan di tahun ini, begini proyeksi bisnis Indofarma (INAF) kuartal I


Rabu, 04 Maret 2020 / 22:02 WIB
ILUSTRASI. Kinerja Indofarma (INAF): Penjualan obat-obatan produksi PT. Indofarma Global Medika (Persero) Tbk (INAF) di Jakarta, Selasa (15/5). INAF menargetkan penjualan mencapai Rp 1,69 miliar dengan diberlakukannya Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) di tahun 2


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Yudho Winarto

Tak main-main, Indofarma membidik pendapatan di segmen alat kesehatan bisa mencapai Rp 300 miliar. Jika membandingkan dengan kontribusi alat kesehatan di 2018 yang masih Rp 3,13 miliar tentu pertumbuhannya cukup pesat.

Keseriusan INAF membidik industri alat kesehatan dibuktikan dengan rencana mereka membangun kawasan industri khusus alat kesehatan di Cibitung, Jawa Barat.

Baca Juga: Ini strategi Indofarma (INAF) hadapi pelemahan rupiah

Adapun pengembangannya akan mengajak para prinsipal alkes untuk melakukan Joint Operation dan Joint Venture dengan INAF. Sejauh ini manajemen melihat kawasan tersebut mampu menampung 7-8 prinsipal alkes.

Beberapa barang yang akan diproduksi ialah barang medis habis pakai, electromedical, alat diagnostik dan furnitur rumah sakit yang hasilnya fokus ke penjualannya ke dalam negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×