kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Tarif Bea Keluar ekspor CPO Juni tetap 19,5%


Kamis, 31 Mei 2012 / 12:12 WIB
ILUSTRASI. Pindad buka pemesaran mobil Maung untuk umum, berapa harga yang harus dibayar?


Reporter: Asnil Bambani Amri, Bloomberg | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Tarif bea keluar (BK) ekspor kelapa sawit dan turunan termasuk crude palm oil (CPO) untuk bulan Juni tidak mengalami perubahan atau sama dengan tarif bulan Mei.

Deddy Saleh, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan menyebutkan, tarif BK ekspor CPO bulan Juni tetap sebesar 19,5%, sedangkan tarif BK untuk bijih kakao ditetapkan sebesar 5%.

Sementara, harga patokan ekspor (HPE) untuk penghitungan BK ekspor tersebut berada di level harga US$ 1.098 per metrik, turun dari HPE bulan Mei sebesar US$ 1.120 per ton. Penentuan HPE untuk CPO ini, mengacu pada harga rata-rata sebulan terakhir di bursa komoditas Rotterdam.

Sedangkan, HPE untuk bijih kakao naik dari semula US$ 1.941 per ton di bulan Mei, menjadi US$ 2.006 di bulan Juni. Penetapan HP untuk bijih kakao mengacu pada harga kakao di bursa komoditas New York Board of Trade (NYBOT).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×