kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.947   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.963   76,48   1,30%
  • KOMPAS100 788   13,02   1,68%
  • LQ45 596   9,18   1,56%
  • ISSI 204   2,65   1,32%
  • IDX30 339   5,06   1,51%
  • IDXHIDIV20 419   4,86   1,17%
  • IDX80 89   1,42   1,62%
  • IDXV30 112   1,55   1,41%
  • IDXQ30 109   1,33   1,23%

Tarif pengiriman logistik naik di bulan Maret


Selasa, 21 Februari 2012 / 12:14 WIB
ILUSTRASI. Chairman Berkshire Hathaway Warren Buffett


Reporter: Lili Sunardi | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kenaikan harga minyak mentah dunia mulai membuat pusing pengusaha pengiriman logistik. Mulai 1 Maret nanti, sebagian pengusaha logistik di dalam negeri akan menaikkan tarif jasa pengiriman logistik mereka.

Hal itu disampaikan Didiet Rahmat Hidayat, Kepala Humas Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) . Didiet bilang, kenaikan tarif dilakukan untuk menyesuaikan biaya pengeluaran mereka yang juga naik. “Mulai 1 Maret 2012, pengiriman jalur laut akan ada kenaikan US$ 200 sampai US$ 300 per kontainer,” kata Didiet di Jakarta, Selasa (21/2).

Sementara untuk pengiriman logistik lewat udara, akan mengalami kenaikan tarif 20 sampai 30 sen dolar per kilogramnya.

Berbeda dengan Budi Hartono, Ketua Bidang Kontainer Indonesian National Shipowners' Association (INSA). Ia bilang, kenaikan tarif pengiriman logistik belum bisa ditetapkan dalam waktu dekat ini.

Namun begitu, kata Budi, kenaikan tarif logistik tidak bisa dielakkan lagi, sebab ada kenaikan harga minyak dunia. “Kenaikan harga minyak mentah akan memberikan efek kenaikan biaya pengiriman,” terang Budi yang mengaku saat ini masih menghitung kenaikan tarif itu.

Ia bilang, untuk menetapkan harga baru, pengusaha logistik mesti melakukan perhitungan yang cermat agar tidak rugi dan tidak kehilangan pelanggan. “Nanti akan ada pengaturan harga lebih lanjut, jika harga yang ada dirasakan sekarang memberatkan operator pelayaran,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×