kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Tembus US$ 590 juta, PHE catatkan kenaikan laba 23,68% di 2019


Kamis, 05 Maret 2020 / 15:24 WIB
Tembus US$ 590 juta, PHE catatkan kenaikan laba 23,68% di 2019
ILUSTRASI. Pekerja melakukan pemeriksaan instalasi di area Anjungan YYA Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Senin (25/3/2019). Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatatkan sebesar US$ 590 juta atau meningkat 2


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi Mahadi

Ia memastikan, pada tahun ini pihaknya masih mengharapkan kontribusi dari sejumlah Blok termasuk Blok ONWJ seiring sejumlah rencana pengeboran.

Dalam catatan Kontan, berencana mengebor enam sumur eksplorasi pada tahun ini. Direktur Eksplorasi PHE Abdul Mutalib Masdar bilang, ketersediaan rig yang kerap jadi hambatan dalam upaya pengeboran telah diatasi.

Baca Juga: Pemerintah targetkan tahun 2030 lifting minyak bumi kembali 1 juta barel per hari

"Kemarin cuma kendala karena rig-nya saja. Kalau yang di Blok Nunukan sekarang sudah finish, sudah ada (rig). Tinggal proses izinnya saja. Kalau di Blok NSO sedang pengadaan rig-nya," kata dia di Gedung DPR RI, Februari lalu.

Abdul melanjutkan, pengeboran rencananya dilakukan pada dua sumur Blok North Sumatera Offshore (NSO) pada pertengahan tahun ini, dua sumur di Blok Nunukan pada Maret mendatang, dan satu sumur di Blok Angursi serta satu sumur di Blok Oses.

Selain itu, menargetkan produksi siap jual (lifting) migas sebesar 181.510 barel setara minyak per hari (BOEPD), naik dibandingkan target dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2019 yang hanya sebesar 175.674 BOEPD.

Baca Juga: Tarif listrik tak jadi naik, bagaimana dampaknya terhadap ASII dan SRIL?

Target lifting migas PHE 2020 mencakup lifting minyak sebesar 83.100 barel minyak per hari (BOPD) dan penjualan gas sebesar 570,11 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Sementara pada RKAP 2019, lifting minyak sebesar 76.971 BOPD dan gas 572 MMSCFD.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×